Spanyol Perketat Perbatasan Ceuta, Penghalang Laut Terapung Dioperasikan Penuh

DETIKMERDEKA – Pemerintah Spanyol mengoperasikan secara penuh penghalang laut terapung di sepanjang perbatasan maritim wilayah Ceuta, Afrika Utara, pada Minggu (3/8). Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari upaya memperketat pengawasan perbatasan setelah gelombang kedatangan migran dari Maroko yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Menurut laporan CGTN, penghalang terapung dipasang di kawasan Pantai Tarajal, Ceuta, untuk mencegah upaya penyeberangan laut secara ilegal. Otoritas Spanyol berharap pemasangan penghalang tersebut dapat mengurangi arus migran yang mencoba memasuki wilayah Spanyol melalui jalur laut, termasuk mereka yang menyeberang dengan berenang.

Selain memperkuat pengamanan perbatasan, otoritas Spanyol juga memperbarui data korban jiwa akibat krisis tersebut. Berdasarkan laporan CGTN, jumlah korban meninggal dunia yang telah terkonfirmasi secara resmi kini mencapai 72 orang.

Sementara itu, pemerintah daerah Ceuta mengungkapkan sebanyak 88 jenazah masih berada di kamar mayat kota. Otoritas setempat menyebutkan sebagian jenazah ditemukan mengapung di laut lebih dari dua pekan setelah gelombang migrasi terjadi. Hingga kini, proses identifikasi terhadap para korban masih terus dilakukan.

Meski arus kedatangan migran telah berkurang dibandingkan beberapa hari sebelumnya, situasi di Ceuta dinilai belum sepenuhnya pulih. Aparat kepolisian dan militer Spanyol masih melaksanakan operasi pengamanan di berbagai titik kota.

Para migran yang ditemukan berada di jalanan diamankan untuk menjalani proses identifikasi sebelum memasuki tahapan deportasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurut CGTN, gelombang migrasi yang terjadi di Ceuta menjadi salah satu krisis perbatasan terbesar yang dihadapi Spanyol dalam beberapa tahun terakhir. Peristiwa ini mendorong pemerintah Spanyol mengambil langkah-langkah darurat sekaligus kembali memicu perdebatan di tingkat Eropa mengenai kebijakan pengelolaan migrasi dan penguatan perlindungan perbatasan eksternal Uni Eropa.