CCG Sebut Kapal Filipina Bertabrakan dengan Kapalnya di Dekat Xianbin Jiao

DETIKMERDEKA – Penjaga Pantai China (CCG) menyatakan sebuah kapal Filipina bertabrakan dengan kapal patroli China di perairan dekat Xianbin Jiao pada Jumat. CCG menuding tabrakan terjadi setelah kapal Filipina mengabaikan peringatan, lalu mengubah haluan dan mempercepat laju hingga melintas di depan kapal China.

Dilansir CGTN, juru bicara CCG Jiang Lue mengatakan kapal Sanzhou’ao sedang menjalankan operasi perlindungan hak maritim dan penegakan hukum ketika insiden terjadi. China menyebut Xianbin Jiao sebagai bagian dari Nansha Qundao, kawasan yang klaim wilayahnya dipersengketakan.

Menurut Jiang, kapal Filipina bernomor lambung 3015 telah beberapa kali menerima peringatan dari pihak China. Ia menuduh kapal tersebut kemudian sengaja berbelok dan melaju secara diagonal melintasi haluan Sanzhou’ao. Manuver itulah yang, menurut versi CCG, menyebabkan kedua kapal bertabrakan.

Jiang menyatakan tindakan kapal Filipina membahayakan keselamatan kapal dan personel CCG. Ia juga menuding tindakan tersebut melanggar hukum internasional serta norma dasar hubungan antarnegara. Sementara itu, Jiang mengklaim awak kapal China telah bertindak secara profesional dan sesuai prosedur.

Atas dasar itu, CCG menyebut Filipina bertanggung jawab penuh atas insiden tersebut. Jiang mendesak Filipina menghentikan tindakan yang disebutnya sebagai pelanggaran dan provokasi. Ia memperingatkan bahwa pihak Filipina harus menanggung konsekuensi yang timbul dari tindakan tersebut.

“Penjaga Pantai China akan terus melaksanakan kegiatan perlindungan hak dan penegakan hukum di perairan di bawah yurisdiksi China dan menjaga kedaulatan teritorial nasional serta hak dan kepentingan maritim,” kata Jiang, sebagaimana dikutip CGTN.

Keterangan mengenai rangkaian kejadian, penyebab tabrakan, dan pihak yang bertanggung jawab dalam berita ini berasal dari pernyataan CCG yang dilaporkan CGTN. Teks sumber yang tersedia belum memuat tanggapan Filipina atas tudingan tersebut.