DETIKMERDEKA — Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia Don Muzakir menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program ketahanan pangan dan penguatan ekonomi rakyat sebagai bagian dari pembangunan nasional yang berpihak kepada masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan saat silaturahmi bersama pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Minggu, 24 Mei 2026. Hadir Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Blora Alip Murtopo serta jajaran pengurus daerah.
Pertemuan itu membahas sinergi program Tani Merdeka Indonesia dengan agenda pembangunan nasional, khususnya sektor pangan, pertanian, dan ekonomi kerakyatan yang menjadi perhatian pemerintah.
Don Muzakir mengatakan ketahanan pangan tidak bisa dipandang sebagai agenda sesaat. Menurut dia, persoalan pangan berkaitan langsung dengan kekuatan bangsa dan kesejahteraan masyarakat.
“Ketahanan pangan bukan sekadar program, tetapi kebutuhan bangsa. Indonesia harus mampu berdiri di atas kekuatan sendiri dengan memperkuat petani, memperluas produksi pangan, dan memastikan kesejahteraan masyarakat desa maupun pelaku usaha kecil terus meningkat,” ujar Don Muzakir.
Don Muzakir menilai pembangunan ekonomi nasional harus bertumpu pada kekuatan ekonomi rakyat. Petani, nelayan, pedagang pasar tradisional, dan pelaku UMKM, kata dia, perlu mendapat ruang lebih besar untuk berkembang.
“Ekonomi rakyat harus menjadi fondasi utama. Negara harus hadir menjaga keadilan ekonomi agar hasil pembangunan dapat dirasakan masyarakat luas, bukan hanya kelompok tertentu,” katanya.
Don Muzakir juga menyoroti peran pasar tradisional dalam menjaga perputaran ekonomi daerah. Pasar rakyat dinilai bukan hanya tempat transaksi, tetapi juga ruang hidup bagi pedagang kecil dan masyarakat.
Menurut dia, pembenahan fasilitas pasar, perlindungan terhadap pedagang kecil, serta kemudahan akses usaha dan permodalan perlu terus diperkuat agar pasar tradisional tetap bertahan di tengah perubahan pola perdagangan.
“Pasar tradisional adalah nadi ekonomi masyarakat. Di sana ada pedagang kecil yang bekerja keras memenuhi kebutuhan keluarga dan menjaga roda ekonomi tetap bergerak. Pasar harus diperkuat, bukan ditinggalkan,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, Don Muzakir juga menegaskan dukungan Tani Merdeka Indonesia terhadap program ekonomi kerakyatan dan ketahanan pangan yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto. Dukungan itu, menurut dia, sejalan dengan semangat kemandirian bangsa dan amanat UUD 1945 Pasal 33.
“Kita mendukung program Presiden Prabowo Subianto yang berpihak kepada ketahanan pangan, penguatan ekonomi rakyat, dan pembangunan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat bawah. Petani harus kuat, pangan harus cukup, dan rakyat harus sejahtera,” kata Don Muzakir.
Silaturahmi di Blora juga menjadi momentum konsolidasi pengurus Tani Merdeka Indonesia di daerah. Don Muzakir meminta seluruh jajaran tetap solid dan aktif mengawal program yang dinilai memberi dampak bagi masyarakat.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan serta menyampaikan informasi yang benar di tengah maraknya penyebaran hoaks dan informasi menyesatkan di media sosial.
“Kita siap membela Presiden Prabowo Subianto dari fitnah, hoaks, dan upaya yang sengaja memecah persatuan bangsa. Kritik dalam demokrasi tentu harus dihormati, tetapi jangan sampai dipenuhi informasi yang menyesatkan dan merugikan kepentingan rakyat,” tegasnya.
Sementara itu Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Blora Alip Murtopo menyambut kunjungan tersebut sebagai penguatan semangat pengurus daerah dalam menjalankan program Tani Merdeka Indonesia di tingkat lokal.
Menurut Alip, sinergi antara pengurus pusat dan daerah penting agar program yang berkaitan dengan pertanian, ketahanan pangan, dan pemberdayaan ekonomi rakyat dapat berjalan lebih terarah.[]






