DETIKMERDEKA – Kolombia akan menghadapi Republik Demokratik (RD) Kongo pada laga kedua Grup K Piala Dunia 2026. Pertandingan tersebut digelar di Stadion Guadalajara, Meksiko, pada Rabu, 24 Juni 2026 pukul 09.00 WIB dan disiarkan langsung TVRI.
Laga ini menjadi kesempatan bagi Kolombia untuk mengamankan tiket ke babak 32 besar. Sementara itu, RD Kongo berupaya menjaga peluang lolos setelah meraih hasil positif pada pertandingan pertama.
Secara statistik dan peringkat dunia, Kolombia lebih diunggulkan. Tim berjuluk Los Cafeteros itu saat ini menempati peringkat ke-12 FIFA. Adapun RD Kongo berada di posisi ke-43 dunia.
Kolombia juga datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih kemenangan pada laga pembuka grup. Hasil tersebut membuat mereka berada dalam posisi yang lebih menguntungkan menjelang pertandingan kedua.
Meski demikian, RD Kongo tidak bisa dipandang sebelah mata. Tim asuhan Sebastien Desabre baru saja mencuri perhatian setelah menahan imbang Portugal 1-1 pada laga perdana.
Hasil tersebut ikut mendongkrak posisi RD Kongo dalam peringkat FIFA. Sebelumnya, mereka berada di peringkat ke-46 dunia sebelum tampil di Piala Dunia 2026.
Penampilan melawan Portugal menunjukkan kemampuan RD Kongo bersaing dengan tim-tim besar. Sepanjang pertandingan, mereka memang lebih banyak berada di bawah tekanan. Namun, pertahanan yang disiplin membuat Portugal kesulitan meraih kemenangan.
Cedric Bakambu dan kawan-kawan mampu menjaga konsentrasi hingga peluit akhir. Hasil imbang itu menjadi modal berharga untuk menghadapi Kolombia.
Kepercayaan diri para pemain RD Kongo diperkirakan meningkat setelah sukses mencuri poin dari salah satu favorit juara. Peluang lolos ke fase gugur juga masih terbuka lebar bagi The Leopards.
Kolombia tetap memiliki sejumlah pemain yang bisa menjadi pembeda. Luis Diaz masih menjadi andalan di lini depan berkat kecepatan dan kemampuannya menciptakan peluang.
Tim asuhan Nestor Lorenzo juga memiliki Daniel Munoz yang dikenal aktif membantu serangan dari sisi kanan. Bek yang tampil bersama Crystal Palace itu tidak hanya kuat dalam bertahan, tetapi juga kerap terlibat dalam proses terciptanya gol.
Musim lalu, Munoz mencatatkan empat gol dan tiga assist dari 29 pertandingan bersama klubnya. Kontribusi tersebut membuatnya menjadi salah satu senjata penting Kolombia dari lini belakang.
Kolombia diperkirakan akan tampil menyerang sejak awal laga. Mereka membutuhkan kemenangan untuk memastikan langkah ke babak berikutnya tanpa harus menunggu hasil pertandingan terakhir grup.
RD Kongo harus tampil disiplin jika ingin kembali mencuri poin. Pola serangan Kolombia dinilai lebih bervariasi dibanding Portugal yang banyak mengandalkan Cristiano Ronaldo sebagai ujung tombak.
Kreativitas lini tengah Kolombia dan pergerakan para pemain sayap bisa menjadi tantangan besar bagi pertahanan RD Kongo. Sebaliknya, RD Kongo berpeluang memberi kejutan melalui serangan balik cepat yang menjadi salah satu kekuatan mereka.
Pertandingan ini diprediksi berlangsung ketat. Kolombia mengincar kemenangan untuk mengamankan tiket ke fase gugur, sedangkan RD Kongo berusaha melanjutkan kejutan setelah sukses menahan Portugal pada laga pembuka Grup K.[]






