DETIKMERDEKA – Yayasan Vardhana Nawasena Network resmi diluncurkan dalam rangkaian acara Penayangan Dokumenter WANAM dan Peresmian Yayasan Vardhana Nawasena Network yang digelar di Hotel GranDhika Iskandarsyah, Jakarta, Kamis (9/7). Mengusung tema “Memperkuat Nasionalisme Kebangsaan dan Menyiapkan Generasi Pemimpin dalam Mendukung Swasembada Pangan Nasional di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global”, peluncuran yayasan tersebut menjadi momentum memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menyiapkan generasi pemimpin yang berkarakter dan mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh cendekiawan Prof. Yudi Latief, jajaran pembina dan pengurus Yayasan Vardhana Nawasena Network, akademisi, organisasi kepemudaan, organisasi masyarakat sipil, serta insan media.
Ketua Yayasan Vardhana Nawasena Network Martin Aprildo mengatakan yayasan didirikan sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan riset, pendidikan kepemimpinan, advokasi kebijakan, dan kemitraan strategis guna menjawab berbagai tantangan pembangunan nasional.
“Vardhana Nawasena Network hadir sebagai lembaga independen berbasis pengetahuan. Kami mengintegrasikan riset, pendidikan kepemimpinan, advokasi kebijakan, dan kemitraan strategis guna memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Martin dalam sambutannya.
Martin mengatakan tantangan pembangunan bangsa tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Menurut dia, diperlukan sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, organisasi masyarakat sipil, dan generasi muda agar lahir berbagai inovasi serta solusi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Ia menjelaskan Vardhana Nawasena Network akan mengembangkan berbagai program yang berfokus pada penguatan kapasitas sumber daya manusia, pendidikan kepemimpinan, riset kebijakan, serta kolaborasi strategis sebagai kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional.
Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi peluncuran yayasan, pemutaran video visi dan misi organisasi, serta penayangan dokumenter WANAM “Menanam Masa Depan di Tanah Papua” yang mengangkat pentingnya ketahanan pangan sebagai bagian dari agenda pembangunan nasional. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan talkshow yang membahas swasembada pangan, nasionalisme kebangsaan, dan kepemimpinan generasi muda di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Dalam forum tersebut, Prof. Yudi Latief menyampaikan orasi kebangsaan yang menekankan pentingnya membangun nasionalisme yang produktif melalui kemandirian pangan serta optimalisasi potensi sumber daya alam Indonesia.
Melalui peluncuran yayasan ini, Vardhana Nawasena Network diharapkan menjadi wadah kolaborasi yang mampu melahirkan gagasan, riset, dan kepemimpinan baru guna memperkuat ketahanan bangsa serta mendukung terwujudnya Indonesia yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.






