DETIKMERDEKA – Ketua Harian DPP Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Don Muzakir melantik secara serentak pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) APPSI 12 kabupaten dan kota se Sumatera Selatan. Pelantikan berlangsung di Aula STIFI Bhakti Pertiwi, Palembang, pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
Pelantikan serentak tersebut upaya memperkuat organisasi pedagang pasar di daerah. Langkah itu juga dilakukan sebagai persiapan menghadapi Musyawarah Nasional (Munas) APPSI yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.
Sebanyak 12 DPD APPSI yang dilantik meliputi Kota Palembang, Kabupaten Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, OKU Timur, OKU Selatan, OKU Induk, Kota Prabumulih, Kabupaten Muara Enim, Lahat, dan Empat Lawang.
Kegiatan itu dihadiri Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Palembang Dr. H. Riza Pahlevi, M.Ag. yang mewakili Penjabat Wali Kota Palembang Drs. H. Ratu Dewa, M.Si.
Hadir pula Ketua DPW APPSI Sumatera Selatan yang juga anggota DPR RI Ir. H. Ishak Mekki, perwakilan BIN Sumatera Selatan Kolonel Gusra, perwakilan Direktur Utama Perumda, tokoh masyarakat Sumatera Selatan Apt. Drs. H. Noprizon, M.Kes., Ketua DPW Gebu Minang Sumatera Selatan, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Don Muzakir menegaskan pelantikan tersebut bukan sekadar agenda seremonial.
Menurut dia, penguatan kepengurusan di daerah menjadi langkah penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan peran APPSI dalam memperjuangkan kepentingan pedagang pasar.
“Pelantikan ini adalah bagian penting dari reorganisasi dan restrukturisasi kepengurusan APPSI di daerah guna menyambut Musyawarah Nasional (Munas) APPSI yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Oktober 2026 mendatang,” ujar Don Muzakir.
Don Muzakir juga meminta seluruh pengurus DPD APPSI di Sumatera Selatan lebih aktif mendampingi pedagang pasar serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan pengelola pasar.
Menurutnya, organisasi pedagang harus hadir untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi pedagang di lapangan.
Selain memperkuat organisasi, Don menginstruksikan seluruh pengurus DPD APPSI di Sumatera Selatan ikut mengawal pelaksanaan program-program ekonomi kerakyatan yang dijalankan pemerintah.
Ia menilai pasar tradisional memiliki peran penting dalam menjaga perputaran ekonomi masyarakat, stabilitas harga, dan kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok.
APPSI, kata Don Muzakir, juga berkomitmen menjadi mitra pemerintah dalam memperkuat ekonomi rakyat melalui pemberdayaan pedagang pasar tradisional.
Don Muzakir juga menyampaikan pesan kebangsaan kepada seluruh pengurus dan pedagang pasar. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan di tengah perbedaan latar belakang.
“Apapun perbedaan politik, suku, maupun agama, kita harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Pasar tradisional adalah wadah kebhinekaan di mana seluruh lapisan masyarakat menyatu,” pungkasnya.
Pelantikan pengurus 12 kabupaten dan kota tersebut diharapkan memperkuat koordinasi antara APPSI, pemerintah daerah, dan pengelola pasar. Sinergi itu dinilai penting untuk meningkatkan perlindungan terhadap pedagang pasar, memperkuat daya saing pasar tradisional, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor perdagangan rakyat.[]






