Lantik APPSI Tulungagung, Don Muzakir Ajak Pedagang Perkuat Ekonomi Rakyat

DETIKMERDEKA – Pengurus DPD Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Tulungagung resmi dilantik di Desa Tamban, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung, pada Minggu, 24 Mei 2026. Yuwana Novita Sari dikukuhkan sebagai Ketua DPD APPSI Kabupaten Tulungagung.

Acara dihadiri Ketua Harian DPP APPSI Don Muzakir, ratusan pedagang pasar, tokoh masyarakat, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

Ketua Harian DPP APPSI Don Muzakir mengatakan, pasar rakyat saat ini menghadapi berbagai persoalan. Persaingan dengan perdagangan daring, perubahan pola belanja masyarakat, hingga persoalan fasilitas pasar masih menjadi tantangan yang dirasakan pedagang di banyak daerah.

Lebih lanjut Don Muzakir mengatakan, pembangunan ekonomi nasional harus dimulai dari penguatan masyarakat kecil sebagai pelaku utama ekonomi.

Menurut dia, pedagang pasar, petani, nelayan, dan pelaku UMKM memiliki peran besar dalam menjaga perputaran ekonomi di daerah.

“Perekonomian Indonesia harus dibangun dari bawah dengan memperkuat rakyat kecil sebagai pelaku utama ekonomi. Pasar tradisional, pedagang kecil, petani, nelayan, dan pelaku UMKM harus menjadi perhatian bersama karena mereka adalah tulang punggung perputaran ekonomi di daerah,” ujar Don Muzakir.

Don Muzakir menilai pasar tradisional tidak hanya berfungsi sebagai tempat transaksi ekonomi, tetapi juga ruang sosial yang menghidupi masyarakat. Karena itu, pembenahan pasar perlu dilakukan secara serius agar pedagang tetap mampu bertahan dan berkembang.

“Pasar tradisional bukan sekadar tempat jual beli, tetapi ruang hidup masyarakat yang menggerakkan ekonomi rakyat. Karena itu, pembenahan fasilitas, akses permodalan, stabilitas harga, serta perlindungan terhadap pedagang kecil harus terus diperkuat agar pasar tradisional mampu bersaing dan berkembang,” katanya.

Don Muzakir juga menyampaikan dukungan APPSI terhadap arah pembangunan ekonomi yang dinilai memberi ruang lebih besar bagi pelaku ekonomi rakyat.

“Kita mendukung program ekonomi kerakyatan yang berpihak kepada masyarakat luas. Pembangunan ekonomi harus berlandaskan semangat gotong royong dan asas kekeluargaan sebagaimana amanat UUD 1945 Pasal 33. Ekonomi nasional tidak boleh hanya dinikmati segelintir kelompok, tetapi harus menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi rakyat,” ujarnya.

Menurut Don Muzakir, APPSI turut mendukung langkah pemerintah dalam memperkuat ekonomi nasional dan memperbesar kesempatan usaha bagi masyarakat kecil.

“DPP APPSI mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat kemandirian ekonomi nasional, menjaga ketahanan pangan, membuka peluang usaha, dan memperbesar ruang bagi pelaku ekonomi rakyat untuk tumbuh,” kata Don Muzakir.

Don Muzakir juga mengajak masyarakat menjaga persatuan dan menyampaikan kritik secara bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi.

“Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan bersama-sama membela kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat. Kritik tentu penting dalam demokrasi, namun harus disampaikan secara objektif dan bertanggung jawab, bukan melalui fitnah atau upaya yang dapat memecah belah bangsa,” ujarnya.

Sementara itu Ketua DPD APPSI Kabupaten Tulungagung Yuwana Novita Sari mengatakan kepengurusan baru akan fokus memperkuat komunikasi dengan pedagang serta memperjuangkan kebutuhan pasar rakyat di daerah.

Menurut dia, pedagang membutuhkan pendampingan, akses usaha, dan perhatian yang berkelanjutan.

“Membangun ekonomi rakyat adalah kerja bersama. Saat pasar tradisional hidup, pedagang sejahtera, petani kuat, dan usaha kecil berkembang, maka Indonesia akan semakin kokoh secara ekonomi dan sosial,” ujar Yuwana Novita Sari.

Yuwana menambahkan, APPSI Tulungagung akan membangun kerja sama dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak agar pasar tradisional tetap menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum memperkuat peran pedagang pasar dalam mendukung ekonomi kerakyatan di tingkat daerah.[]