DETIKMERDEKA – Pengurus DPD Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Semarang resmi dilantik, pada Selasa, 9 Juni 2026. Pelantikan kepengurusan yang baru ini guna memperkuat organisasi pedagang pasar sekaligus menyerap berbagai persoalan yang dihadapi pedagang di daerah.
Ketua Harian DPP APPSI Don Muzakir memimpin langsung pelantikan tersebut. Kegiatan dihadiri pengurus APPSI, pedagang pasar, tokoh masyarakat, serta sejumlah unsur terkait yang selama ini berhubungan dengan aktivitas perdagangan rakyat.
Pelantikan berlangsung dalam suasana penuh semangat. Para pengurus yang baru dilantik diharapkan segera bekerja dan menyusun program yang menyentuh kebutuhan pedagang pasar tradisional.
Dalam sambutannya, Don Muzakir menegaskan bahwa pasar tradisional masih menjadi salah satu penopang utama ekonomi rakyat. Karena itu, pedagang pasar perlu mendapatkan perhatian dan pendampingan yang lebih kuat.
“Pedagang pasar adalah bagian penting dari ekonomi kerakyatan. APPSI harus hadir untuk memperjuangkan kepentingan pedagang, membantu mencari solusi atas persoalan yang mereka hadapi, serta memperkuat posisi pasar tradisional agar tetap mampu bersaing dan berkembang,” kata Don Muzakir.
Menurut Don Muzakir, APPSI tidak hanya berfungsi sebagai wadah organisasi, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi antara pedagang dengan pemerintah daerah. Melalui komunikasi yang baik, berbagai persoalan di pasar dapat diselesaikan secara bersama-sama.
Ia juga mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk aktif turun ke lapangan dan mendengarkan langsung keluhan pedagang.
“Pengurus jangan hanya aktif saat ada kegiatan seremonial. Kita harus hadir di tengah pedagang, mendengar persoalan mereka, lalu memperjuangkannya melalui organisasi. Dengan begitu keberadaan APPSI benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujarnya.
Don Muzakir menambahkan, APPSI juga mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan memperkuat ekonomi rakyat, meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha kecil, serta menjaga keberlangsungan pasar tradisional sebagai pusat perputaran ekonomi masyarakat.
Menurut dia, semangat ekonomi kerakyatan yang menjadi bagian dari program Presiden Prabowo Subianto perlu didukung bersama agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat kecil, termasuk pedagang pasar dan pelaku UMKM.
Sementara itu, Ketua DPD APPSI Kabupaten Semarang Rozikin mengatakan kepengurusan yang baru akan fokus memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat pasar.
“Kami siap menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Prioritas kami adalah membangun komunikasi yang kuat dengan pedagang, memperkuat organisasi, serta memperjuangkan berbagai kebutuhan pedagang pasar di Kabupaten Semarang,” kata Rozikin.
Menurut dia, banyak persoalan yang masih menjadi perhatian pedagang, mulai dari penataan pasar, peningkatan fasilitas, hingga penguatan usaha agar mampu bertahan di tengah perubahan pola perdagangan.
“Kami ingin APPSI menjadi rumah besar bagi seluruh pedagang pasar. Semua aspirasi pedagang akan kami tampung dan kami perjuangkan melalui jalur yang sesuai,” ujarnya.
Pelantikan tersebut juga menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk memperkuat peran APPSI dalam mendukung keberlangsungan pasar tradisional sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat.[]






