Ekonomi Rusia Melambat pada 2025, Putin Sebut Dampak Kebijakan Tekan Inflasi

DETIKMERDEKA –  Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Rusia mengalami perlambatan sepanjang tahun 2025. Dalam pernyataannya, Putin mengungkapkan bahwa produk domestik bruto (PDB) Rusia tahun lalu hanya tumbuh sekitar 1 persen. 

“PDB Rusia tumbuh 1% tahun lalu. Ini lebih rendah dari dinamika yang diamati sebelumnya, sebagaimana kita ketahui bersama: pada tahun 2023 dan 2024, pertumbuhan masing-masing adalah 4,1% dan 4,3%”, kata Putin dalansir dari AFP pada Selasa 3 Februari 2026.

Ia menjelaskan bahwa penurunan laju pertumbuhan tersebut telah diperkirakan sebelumnya. Menurut Putin, perlambatan ini bukan semata-mata akibat tekanan eksternal, melainkan berkaitan dengan kebijakan ekonomi yang secara sadar ditempuh pemerintah untuk mengendalikan inflasi.

“Perlambatan ini bukan sesuatu yang sepenuhnya tak terduga. Bahkan bisa dikatakan ini merupakan konsekuensi dari langkah-langkah yang kami ambil untuk menekan inflasi,” ujarnya.

Dalam beberapa waktu terakhir, otoritas Rusia memang memperketat kebijakan moneter guna menahan kenaikan harga dan menjaga stabilitas ekonomi domestik. Kebijakan tersebut diambil di tengah dinamika ekonomi global dan tekanan terhadap sektor keuangan Rusia.

Pemerintah Rusia menilai pengendalian inflasi sebagai prioritas utama demi menjaga daya beli masyarakat serta memastikan fondasi ekonomi tetap kuat dalam jangka panjang. Meski pertumbuhan melambat, Kremlin menegaskan bahwa stabilitas makroekonomi tetap menjadi fokus utama kebijakan nasional.