Usai Dilantik, APPSI Kota Probolinggo Fokus Tata Pasar dan Bentuk Komisariat

DETIKMERDEKA – Pengurus DPD Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kota Probolinggo mulai menyusun sejumlah program kerja setelah resmi dilantik. Penataan pasar dan pembentukan komisariat di setiap pasar menjadi agenda utama yang akan dijalankan dalam waktu dekat.

Ketua DPD APPSI Kota Probolinggo, M. Izzul Islam, mengatakan langkah pertama yang dilakukan pengurus adalah memperkuat struktur organisasi hingga tingkat pasar melalui pembentukan komisariat.

Menurut dia, keberadaan komisariat penting untuk menampung aspirasi pedagang sekaligus memudahkan koordinasi antara pengurus APPSI dan pedagang di lapangan.

“Setelah kami dilantik, kami akan segera bergerak melakukan penataan pasar dan pembentukan komisariat. Setelah pembentukan komisariat selesai, kami akan melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda),” ujar Izzul Islam.

Rakerda tersebut akan menjadi forum untuk menyusun program kerja organisasi sekaligus merumuskan berbagai persoalan yang dihadapi pedagang pasar di Kota Probolinggo.

Sejumlah isu yang akan dibahas antara lain penataan fasilitas pasar, peningkatan pelayanan kepada pedagang, penguatan kelembagaan, hingga upaya mendorong daya saing pasar rakyat di tengah perubahan pola perdagangan.

“Hasil Rakerda nantinya akan kami sampaikan kepada pemerintah daerah sebagai bahan masukan dan rekomendasi untuk pengembangan pasar rakyat di Kota Probolinggo,” kata Izzul.

Ia berharap komunikasi yang baik antara pedagang dan pemerintah daerah dapat menghasilkan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan pedagang di lapangan.

Ketua Harian DPP APPSI Don Muzakir mengatakan pengurus yang baru dilantik memiliki tugas untuk memperkuat peran APPSI sebagai wadah perjuangan pedagang pasar.

Menurut dia, keberadaan komisariat di setiap pasar akan membuat organisasi lebih dekat dengan pedagang dan mampu merespons persoalan yang muncul secara cepat.

“APPSI harus hadir di tengah pedagang pasar. Organisasi ini tidak hanya menjadi tempat berhimpun, tetapi juga harus mampu memperjuangkan kepentingan pedagang dan menjadi jembatan komunikasi dengan pemerintah daerah,” ujar Don Muzakir.

Don Muzakir menilai pasar rakyat masih memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi daerah. Karena itu, penguatan organisasi pedagang perlu dilakukan agar pasar rakyat tetap berkembang dan mampu bersaing.

“Pasar rakyat adalah pusat ekonomi masyarakat. Pedagang harus diperkuat, pasar harus ditata dengan baik, dan APPSI harus aktif mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi pedagang,” katanya.

Ia juga mendorong pengurus APPSI Kota Probolinggo untuk membangun komunikasi yang intensif dengan pemerintah daerah, pengelola pasar, dan seluruh pemangku kepentingan.

Menurut Don Muzakir, hasil Rakerda nantinya dapat menjadi dasar untuk menyusun program yang lebih terarah dalam mendukung pengembangan pasar rakyat dan meningkatkan kesejahteraan pedagang.