DETIKMERDEKA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mendampingi Perdana Menteri India Narendra Modi mengunjungi Kompleks Candi Prambanan, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (8/7). Kunjungan tersebut menjadi salah satu agenda penutup lawatan kenegaraan PM Modi di Indonesia sekaligus menegaskan komitmen kedua negara dalam memperkuat kerja sama pelestarian warisan budaya. Hal tersebut terlihat dalam siaran langsung yang ditayangkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Rabu (8/7).
Presiden Prabowo dan PM Modi berkeliling kawasan Candi Prambanan, meninjau area utama candi, serta menyaksikan langsung kondisi situs warisan dunia UNESCO tersebut. Dalam kesempatan itu, kedua pemimpin juga bertemu dengan sejumlah umat Hindu yang tengah beribadah di kompleks candi.
Kunjungan tersebut menjadi tindak lanjut dari kesepakatan Indonesia dan India untuk bekerja sama dalam konservasi dan restorasi Kompleks Candi Prambanan. Dalam keterangan resminya, Sekretariat Negara menyebut Presiden Prabowo menyambut baik kerja sama restorasi dan konservasi Candi Prambanan sebagai salah satu situs warisan dunia UNESCO, sekaligus memperkuat diplomasi budaya antara Indonesia dan India.
Bagi Indonesia, kerja sama ini diharapkan tidak hanya mendukung pelestarian salah satu peninggalan sejarah terpenting di Nusantara, tetapi juga membuka peluang kolaborasi di bidang konservasi, pengembangan sumber daya manusia, serta pertukaran pengetahuan mengenai pengelolaan cagar budaya.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Perdana Menteri Narendra Modi juga memanjatkan doa di kompleks Candi Prambanan sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai sejarah, budaya, dan spiritual yang dimiliki candi Hindu terbesar di Indonesia itu. Momen tersebut menjadi simbol kedekatan hubungan historis dan peradaban antara Indonesia dan India yang telah terjalin selama berabad-abad.
Kunjungan ke Candi Prambanan menutup rangkaian agenda kenegaraan PM Narendra Modi di Indonesia. Pemerintah Indonesia berharap kerja sama di bidang pelestarian budaya tersebut semakin mempererat hubungan bilateral kedua negara, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai penjaga warisan budaya dunia.






