DETIKMERDEKA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pembukaan kembali Selat Hormuz untuk pelayaran internasional tanpa biaya tol serta pencabutan blokade Angkatan Laut AS di kawasan tersebut, Senin (15/6/2026).
Menurut laporan CNN yang mengutip pernyataan Trump di platform Truth Social, langkah tersebut merupakan bagian dari kesepakatan damai yang telah dicapai antara Amerika Serikat dan Iran setelah berbulan-bulan konflik yang mengganggu jalur perdagangan energi dunia.
Dalam unggahannya, Trump menyatakan telah memberikan otorisasi penuh untuk membuka kembali Selat Hormuz tanpa pungutan biaya dan mengakhiri blokade laut yang sebelumnya diberlakukan Amerika Serikat.
“Kapal-kapal di dunia, nyalakan mesin Anda. Biarkan minyak mengalir,” tulis Trump.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah Trump mengumumkan bahwa kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran telah rampung. Kesepakatan itu disebut mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz dan pencabutan blokade Angkatan Laut AS yang selama ini membatasi lalu lintas maritim di kawasan tersebut.
Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran strategis dunia yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab. Sekitar seperlima pasokan minyak global melewati perairan tersebut sehingga setiap gangguan di kawasan itu berpotensi memengaruhi harga energi dan stabilitas ekonomi global.
Pengumuman Trump disambut positif oleh pasar global. Sejumlah laporan internasional mencatat harga minyak dunia mengalami penurunan setelah muncul optimisme bahwa arus ekspor energi dari kawasan Teluk akan kembali normal.






