DETIKMERDEKA – PT Pertamina (Persero) memastikan ketersediaan stok liquefied petroleum gas (LPG) selama periode Ramadan hingga Idulfitri 2026 dalam kondisi aman.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, menyampaikan bahwa perusahaan telah menyiapkan langkah antisipatif untuk menjaga pasokan energi, termasuk menambah alokasi LPG bersubsidi di berbagai daerah.
Ia menjelaskan, penambahan stok dilakukan melalui distribusi tambahan di pangkalan resmi, terutama untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi masyarakat selama bulan puasa.
“Untuk Ramadan biasanya kita ada penambahan khusus. Biasanya itu 15 hari sebelum ramadan sampai 15 hari setelah ramadan,” katanya, seperti dilansir dari ANTARA, Senin (03/02).
Selain penambahan pasokan, Pertamina juga melakukan pemantauan intensif di lapangan guna memastikan distribusi berjalan lancar. Monitoring dilakukan secara berkelanjutan untuk mencegah gangguan suplai di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga dan pelaku usaha mikro.
Heppy menegaskan, ketersediaan LPG menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kenyamanan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri. Oleh karena itu, Pertamina berkomitmen memastikan tidak terjadi kekurangan stok secara nasional.
Pernyataan tersebut sekaligus merespons kekhawatiran masyarakat terkait potensi kelangkaan gas di sejumlah wilayah menjelang Ramadan.
Pertamina juga mengimbau masyarakat membeli LPG di pangkalan resmi guna menjaga distribusi tetap tepat sasaran. Apabila ditemukan indikasi penimbunan atau penyimpangan distribusi, masyarakat diminta melaporkannya kepada pihak berwenang seperti aparat kepolisian maupun dinas perdagangan setempat.
Dengan langkah antisipatif tersebut, diharapkan kebutuhan LPG masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 2026 dapat terpenuhi dengan baik.






