Penurunan Kabel Buah Batu Bandung Menuju Kota Bandung tanpa Kabel Udara. Penulis: Fazhira Nazma Azharia – Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Universitas Kebangsaan Republik Indonesia / Sekretaris Umum Forum Mahasiswa Rongga
PENURUNAN kabel udara di sepanjang Jalan Buah Batu yang sudah 100 persen selesai adalah langkah besar dalam merapikan infrastruktur kota penurunan kabel di jalan buah batuterus di kebut hingga batas akhir 15/12/25.
Bandung Ini bukan cuma soal menghilangkan “kabel-kabel kusut” yang menggantung di atas kepala, tapi juga bagian dari usaha besar untuk membuat Bandung jadi kota yang lebih estetis, aman, dan kompetitif. (Sumber: Info Bandung Kota)
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Yayan Ahmad Briyalna, mengatakan telah mulai melakukan pemotongan kabel di ruas jalan Buah batu Sepanjang 3,2 kilometer, ada sekitar 30 kabel dan 750 tiang yang akan di potong.
“Kabel kabel yang melayang tinggi bukan Cuma jadi pemandangan semrawut, tetapi juga bahaya terutama cuaca buruk, Bisa bisa tersangkut atau roboh, dan menganggu aktivitas orang bikin resiko keselamatan,” terangnya.
Dengan di pindahkan ke bawah tanah bahaya itu bisa di kurangi, Dari segi penampilan ini bikin kota Bandung Jadi lebih menarik dan rapi akan nyaman banget buat warga dan turis (Sumber: info Jawa Barat_pisan)
Tapi ingat, penataan kota ini bukan cuma soal tampilan. Infrastruktur bawah tanah harus dirancang matang-matang biar gampang diakses buat perawatan, aman dari gangguan, dan nggak bikin masalah baru kayak gangguan sinyal atau listrik.
Makanya, ke depannya, masyarakat harus dilibatkan dan prosesnya transparan biar perubahan ini betul-betul berkelanjutan, fokusnya ke keselamatan dan kenyamanan semua orang.
Daerah-daerah itu kan padat aktivitasnya, jadi urat nadi ekonomi warga. Makanya, penting banget ada keterbukaan info, koordinasi sama pelaku usaha, dan libatin masyarakat sekitar biar prosesnya nggak malah gangguin kegiatan sehari-hari. Kota yang tertata baik itu yang dibangun bareng-bareng sama warganya.
Sebagai warga dan Mahasiswa, sangat mendukung Langkah progresif ini sambil tetep kritis.
Penurunan kabel di bawah harus jadi Langkah awal dan perubahan yang lebih baik, trotoar ramah buat pejalan kaki, dan ruang publik yang aman.
Sehingga kebijakan kota yang benar benar pro-warga, jika di lakukan dengan konsisten, Kota Bandung Kelihatan lebih rapi dan indah, tetapi juga jadi kota yang nyaman.
(***)
Artikel ini dalam rangka memenuhi tugas kuliah dari Dosen Didin Sabarudin






