Papera DKI Jakarta Temui PKL Pasar Kramat Jati, Wahyu : Mari Kita Duduk Bareng Berikan Solusi
DETIKMERDEKA.COM- Menemui pengurus Papera pasar Kramat Jati, Ketua DPD Papera DKI Jakarta Wahyu Sunanto langsung mendekat ke seluruh pedagang kaki lima yang berjualan di area pasar Kramat Jati. Berdasarkan keterangan yang didapatkan detikmerdeka, melalui pesan whatsApp, Wahyu mengatakan sedang blusukan malam ke pasar pasar se Jakarta Timur
“ Saya blusukan ke pasar Kramat Jati dan kali ini ingin jumpai para PKL dekat Pasar Kramat Jati, mudah mudahan ada solusinya,” tulis wahyu, Senin (17/7/23) malam
“ Selamat malam dan malam juga kepada bapak Ali Lubis ketua DPC partai Gerindra dan sakaligus pengacaranya bapak Ahmad Dhani, dan terimakasih atas kehadirannya telah datang dipasar induk Kramat Jati, khususnya para pedagang kaki lima yang selalu terusik selalu terganggu dengan adanya pengembang, dan juga PD Pasar Jaya yang tidak pernah melakukan pembicaraan langsung dengan pedagang kali lima yang selalu menggusur dan menggusur,” ucap Wahyu melalui video pribadi yang diunggahnya ke media sosial
“ Saya minta para pengusaha, PD Pasar Jaya, atau pengembang ayolah bersama sama kita duduk bareng bersama pedagang, pedagang juga tidak menuntut apa-apa. Kita bersama sama cari solusi, saya minta kepada pak Ali menjadi penengah atas masalah yang ada di pasar induk Kramat Jati ini,” ujar Wahyu
Lebih lanjut dikatakannya, bahwa DPD Papera DKI Jakarta dan Papera Jakarta Timur siap sukseskan pemilu 2024
“ Alhmdulillah kami dari pasar induk Kramat Jati khususnya dapil Jakarta Timur siap mensukseskan pemilu 2024. Kami siap membantu untuk menjadi saksi dan mendukung bapak Ali Lubis sebagai anggota DPRD Jakarta dan bapak Habiburokhman sebagai anggota DPR RI,” tutur Wahyu
Wahyu pun berharap ada solusi dari persoalan yang dihadapi oleh para pedagang kaki lima di pasar Kramat Jati Jakarta Timur.
” Sekian dan terimakasih atas bantuannya dan tolong perhatikan kami terutama masyarakat pedagang kecil di pasar induk Kramat Jati Jakarta Timur ini,” pinta Wahyu
Sebelumnya ketua Papera Jakarta Timur Rafi menjelaskan, kepada detikmerdeka, Selasa (18/7/23) pagi, adanya para pedagang kaki lima di area Pasar Kramat Jati selalu mendapatkan penggusuran dan sangat memprihatinkan nasibnya lantaran PKL hingga kini belum memiliki lapak tetap
” Penggusuran para pedagang sayuran, berkisar ada 25 elemen paguyuban pasar induk Kramat Jati Jakarta Timur,Untuk saat ini mereka belum mempunyai tempat yang resmi,” pungkas Rafi













