DETIKMERDEKA – Pemerintah akan membuka sejumlah ruas jalan tol secara fungsional untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Total ada 10 ruas tol tambahan dengan panjang sekitar 291 kilometer yang akan difungsikan sementara selama periode libur Idulfitri.
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas di sejumlah titik jalan nasional.
“Selama periode mudik dan balik Lebaran 2026 akan difungsionalkan sebanyak 10 ruas jalan tol tambahan dengan total panjang sekitar 291 kilometer,” ujar Dody dalam keterangannya, Ahad (15/3/2026).
Salah satu ruas yang akan dibuka adalah jalur fungsional sebagian dari Seksi 3 Ciawi–Sukabumi Toll Road (Bocimi) sepanjang 5 kilometer. Jalur tersebut menghubungkan Simpang Susun Cibadak atau Parungkuda hingga akses Karangtengah di Kabupaten Sukabumi.
Pembukaan ruas ini merupakan kerja sama antara Kementerian Pekerjaan Umum dan PT Trans Jabar Tol sebagai badan usaha pengelola Tol Bocimi.
Jalur fungsional Seksi 3 tersebut rencananya akan dioperasikan mulai 14 hingga 29 Maret 2026. Kehadiran jalur ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan seperti Pasar Cibadak, Simpang Cikidang, Simpang Ratu, hingga kawasan Jembatan Pamuruyan.
Selama masa pengoperasian sementara tersebut, pengguna jalan tidak akan dikenakan tarif tol.
Pemerintah juga menetapkan jam operasional jalur fungsional tersebut mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB. Waktu operasional dapat disesuaikan berdasarkan evaluasi kondisi lalu lintas bersama instansi terkait.
Jalur ini diperuntukkan bagi kendaraan yang melakukan perjalanan menerus dari arah Bogor menuju Karangtengah maupun sebaliknya. Namun, akses tersebut tidak dapat digunakan oleh kendaraan yang keluar dari Gerbang Tol Parungkuda menuju Karangtengah atau sebaliknya.
Selain itu, jalur fungsional tersebut hanya dapat dilalui kendaraan golongan I non-bus dengan tinggi maksimum 2,1 meter dan batas kecepatan maksimal 40 kilometer per jam.
Kementerian Pekerjaan Umum memastikan jalur tersebut telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti perkerasan beton, rambu lalu lintas, barrier pengaman, kendaraan operasional, petugas lapangan, serta fasilitas kamar mandi portabel.
Sebagai informasi, Tol Bocimi memiliki panjang total sekitar 54 kilometer. Saat ini, ruas tol yang telah beroperasi mencapai 27,25 kilometer yang terdiri dari Seksi 1 (Ciawi–Cigombong) sepanjang 15,35 kilometer yang mulai beroperasi sejak 2018 serta Seksi 2 (Cigombong–Cibadak) sepanjang 11,9 kilometer yang beroperasi sejak Agustus 2023.
Jika seluruh Seksi 3 beroperasi penuh, jalur tersebut diperkirakan dapat memangkas waktu tempuh perjalanan dari Cibadak menuju Sukabumi Barat secara signifikan, dari sekitar satu jam menjadi hanya sekitar 10 menit. Jalur ini juga akan menjadi alternatif penting bagi pengguna jalan yang menuju Sukabumi maupun Cianjur.













