Menteri Investasi Dorong Bank Tingkatkan Pembiayaan untuk UMKM

banner 468x60

DETIKMERDEKA.COM – Menteri Investasi dan Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, meminta perbankan untuk meningkatkan pembiayaan bagi usaha mikro kecil (UMK) atau UMKM. Ini penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja.

Data dari Kementerian Investasi/BKPM menunjukkan bahwa hingga semester I 2024, UMK telah menyerap 4,6 juta tenaga kerja. Dari jumlah tersebut, 778.100 tenaga kerja ada di usaha mikro dan 3,91 juta di usaha kecil.

banner 336x280

“Penyerapan tenaga kerja UMK sangat tinggi. Kadang-kadang kita kurang mendukung UMK dalam hal modal. Jika bank dapat meningkatkan pembiayaan, ini akan sangat membantu dalam penciptaan lapangan pekerjaan,” kata Bahlil dalam konferensi pers di Jakarta pada Senin (29/7/2024), dilansir dari Investor Daily.

Bahlil menegaskan bahwa UMK berperan penting dalam perekonomian nasional. Namun, saat ini, UMK hanya menerima 18% dari total kredit perbankan sebesar Rp 6.300 triliun. Pembiayaan tambahan diperlukan agar UMK bisa berkembang dan menyerap lebih banyak tenaga kerja.

“UMKM berkontribusi sekitar 60% dari PDB kita dan 99,9% unit usaha di negara kita adalah UMKM. Kami akan terus mendorong kolaborasi antara investor dan UMKM,” ungkapnya.

Hingga semester I 2024, investasi UMK mencapai Rp 127 triliun, dengan Rp 72,2 triliun untuk usaha mikro dan Rp 54,8 triliun untuk usaha kecil. Total proyek UMK yang terdaftar adalah 2,4 juta proyek, terdiri dari 2,2 juta proyek usaha mikro dan 204.400 proyek usaha kecil.

banner 336x280