Pilkada Tangsel 2024, PKS dan PSI Jajaki Politik Kerjasama
DETIKMERDEKA.COM,- Dua elit partai politik (parpol) di Tangerang Selatan (Tangsel) telah bertemu. Mereka melakukan penjajakan politik dalam rangka Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang Selatan tahun 2024
Keduanya adalah Ketua DPD PKS Tangsel, Dadang Darmawan dan Ketua DPD PSI, Andreas Arie Nugroho.seperti dilansir dari laman ratas.id, Jumat, 17 Mei 2024
Informasi yang diperoleh awak media menyebutkan, kedua parpol berbeda basis massa itu akan berkoalisi. Alias bersatu di Pilkada 2024.
Tujuan koalisi PKS dan PSI ini adalah ingin menyingkirkan “kotak kosong” dan mengalahkannya alias “menggulingkan” pasangan incumbent yang saat ini menjabat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel: Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan (Ben-Pilar).
Duet Ben-Pilar itu sendiri kembali diiusung oleh pemenang Pemilu 202 di Tangsel, Partai Golkar
Diketahui jika dalam dalam pertemuannya PKS mengajak PSI. “PKS minta agar (bisa) berkolaborasi dengan PSI (di Pilkada Tangsel 2024),” ungkap sumber tersebut, Rabu malam, 15 Mei 2024. Pertemuan itu sendiri sebenarnya bukan empat mata. Melainkan enam mata.
Masih menurut sumber disebutkan pertemuan itu dilakukan di sebuah pusat perbelanjaan, Rabu malam. Dari PKS yang hadir Ketua Dadang Darmawan dan Sekretaris Sunarso.
Sedangkan, dari PSI adalah Ketua Andreas Arie Nugroho didampingi Sekretaris Steven Jansen. Mereka berdiskusi membahas kemungkinan berkoalisi di Pilkada Tangsel 2024.
Ketua DPD PSI Tangsel, Andreas Arie Nugroho saat dikonfirmasi tdak membantah adanya pertemuan bersejarah dengan PKS tersebut. “Itu accident, pas kebetulan saja, Mas, kita ketemu,” ucap Bro AA, sapaan akrab Andreas Arie Nugroho
Dengan diplomatis, Bro AA mengatakan, pertemuan itu tidak sengaja. Dan, lanjutnya hanya diskusi-diskusi sesama partai politik.
“Kebetulan, karena sama-sama pimpinan partai politik di Tangsel, ya, kita silaturahmi dan diskusi-diskusi saja,” imbuhnya.
Sekretaris DPD PSI Tangsel, Steven Jansen saat didesak mengenai rencana koalisi dengan PKS, ia menandaskan, hal itu masih sebatas penjajakan.
” Masih penjajakan, Bang. Kita doakan yang terbaik nanti, yah,” jawab caleg terpilih PSI di DPRD Tangsel pada Pileg 2024 itu.
Senada dengan PSI, PKS pun membenarkan pertemuan tersebut meski awalnya tidak langsung menjawab secara eksplisit. Ketua DPD PKS Tangsel, Dadang Darmawan saat dihubungi wartawan empat berbalik tanya.
“Info dari mana, tuh?” tanya Dadang sambil berkelakar.
Ketika dimintai tanggapannya soal, rencana koalisi ini akan dahsyat dapat meledakkan Tangsel karena dua parpol berbeda basis massa dapat bersatu di Pilkada
Dadang menanggapi sambil berkelakar. “Bom atom kali diledakkan,” ungkapnya sambil berseloroh.
Ia pun meminta untuk menghubungi
Wakil Sekretaris DPD PKS Tangsel, Joko Aryanto. Pria yang akrab disapa Jokory itu ketika dikonfirmasi membenarkan pertemuan PKS dan PSI Tangsel tersebut.
Jokory pun sempat mengatakan, pertemuan itu tidak sengaja. “Kebetulan saja kita pas ketemu, Bang,” cetusnya malu-malu.
Loyalis Ahmad Syaikhu itu menandaskan, saat ini, masih normatif saja. “Kalau tentang Pilkada, masih normatif, sih. Bang. Yah, obrolan ringan,” imbuhnya.
Mengenai Koalisi PKS dan PSI di Pilkada Tangsel 2024 untuk “menggulingkan” Ben-Pilar, Jokory menegaskan, hal itu masih terbuka. “Semua masih sangat mungkin, Bang,” tukasnya.
Yang pasti, kata dia, PKS saat ini sedang fokus penjaringan. “Ini kita baru fokus di penjaringan internal, Bang. Nanti pada waktunya, kita juga akan buka semua potensi ke eksternal, Bang,” tegasnya.
Saat ditanya kebenaran informasi bahwa PKS mengajak PSI untuk menghadang “kotak kosong” dan melawan incumbent. Jokory pun tersentak. “Wah, menarik juga ini, Bang,” ucap dia berseloroh.
Dikatakan Jokory, PKS yang pasti akan menolak kotak kosong. “Kita semua berharap jangan kotak kosong, lah, Bang. Pokoknya, Insya Allah, kalau ada perkembangan, nanti saya infokan, Bang,” paparnya.
Untuk diketahui, PKS pada Pileg 2024 menjadi pemenang ke-2 setalah sang jawara Golkar. PKS memperoleh 9 kursi.
Sedangkan, PSI mendapatkan 4 kursi. Koalisi keduanya sudah lebih dari cukup untuk dapat mengusung pasangan calon wali kota dan wakil wali kota pada Pilkada Tangsel 2024.






