Srikandi Papera Minta Pemkot Banda Aceh Perlakukan Pedagang Secara Persuasif

Srikandi Papera Minta Pemkot Banda Aceh Perlakukan Pedagang Secara Persuasif 

DETIKMERDEKA.COM,- Srikandi Pedagang Pejuang Indonesia Raya ( Papera) Kota Banda Aceh sesalkan sikap arogansi petugas atas penggusuran yang dilakukan terhadap nasib puluhan pedagang lapak di Jalan Tgk Chiek Pante Kulu Kecamatan Baiturahman

Menurutnya silakan tegakkan Perda tapi tolong diarahkan di berikan tempat yang selayaknya dilokasi yang tidak jauh dan sepi pembeli, nasib berdagang itu adanya pembeli bukan justeru dilempar kesana kesini

” Selain perlu di Revitalisasi atau diperbarui usaha para pedagang ya tidak juga merusak ekonomi warga Kota Banda Aceh, keji jika orang harus dijauhkan rezekinya,” urai Erwita AR atau akrab disapa Wiewiek, Selasa, 17 Mei 2024

” Sekali lagi kami menegaskan relokasi secara paksa bukan solusi dan sebaiknya ajak pedagang diskusi secara baik baik hingga keamanan ketertiban berjalan aman dan tidak menimbulkan keresahan warga masyakat Kota Banda Aceh,” jelas Wiewiek

Sebelumnya, Puluhan Pedagang Kaki Lima Di Jln.Tgk Chiek Pante Kulu Kecamatan Baiturahman Kota Banda Aceh Melakukan Aksi Demonstrasi. Aksi Ini Dilakukan Di Halaman Kantor Walikota Banda Aceh Pada Senin, 6 Mei 2024.

Para pedagang yang tergabung dalam Forum Pedagang Kaki Lima Tgk. Chiek Pante Kulu melakukan aksi protes setelah lapak dagangan mereka ditertibkan oleh pemerintah setempat beberapa waktu yang lalu.

Koordinator aksi yang juga merupakan ketua pedagang kaki lima di Jalan Tgk. Chiek Pante Kulu Pasar Aceh, Rizal, mengatakan bahwa hasil negosiasi mereka belum mendapatkan keputusan pasti terkait izin untuk kembali berjualan di lokasi yang sama.

” Pemerintah Tidak mengizinkan kami berjualan dengan berbagai alasan dan tetap merelokasikan kami untuk pindah kepasar aceh lantai tiga dan pasar keudah ,namun kami menolak ,Kami tetap akan mematuhi peraturan pemerintah tapi kami tidak setuju lokasi jualan kami direlokasi ketempat lain.