Generasi Z Ternyata Lebih Pilih Prabowo, Begini Alasannya
DETIKMERDEKA.COM- Pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 kali ini, para pemilihnya diprediksi akan didominiasi oleh pemilih dari kalangan anak-anak muda. Meraka kerap disebut sebagai generasi Z, yaitu generasi yang cukup adaptif dengan teknologi dan informasi yang baru.
Data KPU menunjukkan ada sekitar 33,6 persen atau 68.822.369 orang dari generasi Milenial yang menjadi pemilih di Pemilu 2024. Sedangkan gen Z berjumlah 46.800.161 atau 22,85 persen.
Tak memungkiri, jika hari ini, demokrasi di Indonesia juga diwarnai dengan arus perkembangan teknologi yang masif. Termasuk dalam pemilihan presiden. Hingga hari ini, hanya ada tiga nama calon yang masuk bursa sebagai calon Presiden RI 2024. Ketiga nama itu adalah Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan.
Seperti dilansir dari laman mypresident.id, Sabtu (8/7/23), menurut survei Litbang Kompas pada 29 April-10 Mei 2023 yang lalu, generasi Z sebagai pemilih terbesar di Pemilu 2024 ini, menjatuhkan pilihannya kepada Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto sebagai Presiden RI 2024. Suara dukungan untuk Prabowo mencapai 32,7 persen suara.
Sedangkan 2 pesaingnya, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan berada di posisi setelahnya. Ganjar Pranowo hanya mendapat suara sebesar 24,5 persen, dan Anies Baswedan hanya sebesar 10 persen. Anies diketahui lebih banyak dipilih oleh gen Y (27-41 tahun) dan gen X (42-55 tahun).
Tren elektabilitas Prabowo yang baik di mata gen Z inilah yang membuat Partai Gerindra yakin Prabowo akan menang di Pilpres 2024 kali ini. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.
Menurut Dasco, Ketua Umum Partai Gerindra itu bakal disokong oleh suara dukungan dari gen Z. “Cek saja di survei-survei, program kami masuk enggak dari hasil survei itu justru pemilih pemula itu banyak yang suka sama Pak Prabowo,” ungkap Dasco
Alasan gen Z pilih Prabowo
Sejumlah alasan pun muncul, mengapa hari ini gen Z lebih memilih Prabowo ketimbang 2 Capres pesaingnnya. Salah satu alasannya yang kuat adalah gaya komunikasi Prabowo kepada calon pemilih-pemilih muda yang lebih disenangi ketimbang gaya komunikasi Anies atau Ganjar yang notabennya lebih muda.
Seperti dilansir dari merdeka.com, peneliti Indikator Politik Indonesia Bawono Kumoro mengungkapkan ada perubahan gaya komunikasi atau kampanye Prabowo dalam satu tahun terakhir ini.
Jika sebelumnya, Prabowo lebih banyak berkomunikasi dengan generasi tua atau seniornya, kini Prabowo mulai menjangkau ke sektor yang lebih luas. Belakangan, Prabowo lebih banyak berinteraksi dengan generasi-generasi muda.
Hal ini dilakukannya guna menyerap aspirasi-aspirasi anak-anak muda sebagai aset masa depan bangsa Indonesia. “Yang tampak gamblang beberapa bulan terakhir Prabowo sering kali berinteraksi dengan mas Gibran,” kata Bawono
“Suka tidak suka, Gibran salah satu simbol Generasi Z atau milenial yang menonjol dari kalangan politisi dan enterpreuner. Suka tidak suka followers mas Gibran banyak. Banyak yang mengidolakan mas Gibran dari segi usia generasi Z, generasi milenial,” tutup Bawono






