GMPK Wadah Orang Muda Visioner

Tangsel, DetikMerdeka – GMPK adalah wadah kawan kawan muda, intelektual muda dari para mahasiswa dan pelajar dan untuk menyiapkan orang-orang muda yang visioner.

Ketua harian GMPK, Wilfridus Yons Ebit atau akrab di sapa Ebit menjelaskan GMPK sebenarnya terbentuk oleh kelompok kelompok mahasiswa, aktivis dengan landasan dasar kegelisahan terhadap reformasi yang tidak memberikan hasil yang maksimal.

“Lalu bagaimana dinamika kehidupan politik di negeri kita yang memberikan kemaslahatan atau manfaat untuk masyarakat umum sebagai instrumen untuk teman teman mahasiswa dan pemuda membentuk diri dan memiliki karakter moral (etika, moralitas, attitude),” ujarnya.

Dirinya pun menambahkan jika GMPK sebuah organisasi pergerakan independent yang tidak terafiliasi dengan kepentingan politik tertentu.

“Ya, tetapi GMPK ini juga sebuah generasi yang memberi rekomendasi minimal kandidat kandidat capres atau cawapres nanti dan GMPK tentu punya pilihan tersendiri,” papar Ebit.

Mahasiswa dan pelajar dalam arti minus memandang politik saat ini dan sikap politik GMPK independen  

Saat ditanyak berapa kampus yang tergabung di dalam GMPK, Ebit mengatakan ada beberapa rekan mahasiswa yang ada di Kota Tangerang Selatan ikut bergabung di GMPK.

“Rekan dari berbagai macam daerah di Jabodetabek sudah banyak yang tergabung dan untuk Tangsel sendiri kan baru hari ini deklarasi,” imbuhnya,

Dan banyak kampus kampus besar seperti UIN, UNPAM, Muhammadiyah sudah bergabung menjadi pengurus GMPK bahkan pelajar SMA juga sudah bergabung dengan berbagai macam latar belakang organisasi.

“Mahasiswa dan pelajar dituntut bersikap kritis diharapkan kader kader GMPK selain menjadi kader yang handal menyikapi situasi sosial secara nasional. Tetapi tetap tergera, berjalan dalam komando yang utuh dan GMPK seluruh Indonesia berada dalam satu komando,” papar Ebit.

Pesan saya, jadilah mahasiswa dengan mengedepankan sikap moral yang damai dengan integritas dan loyalitas lalu di dalam pergerakan tetap menekankan sikap intelektual.

“Dengan itu terbangun dari sikap intelektual generasi bangsa kelompok GMPK, tidak boleh jenuh untuk berhenti belajar,” cetus Ebit.