Menhan Prabowo Pernah Selamatkan Kemhan dari Korupsi, Begini Cerita Hasyim
DETIKMERDEKA.COM- Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI), ternyata pernah diselamatkan oleh Prabowo Subianto dari korupsi besar-besaran. Sebagai Menteri Pertahanan (Menhan RI), Prabowo sangat tegas dalam persoalan korupsi di lembaganya ini.
Seperti dilansir mypresident.id, Penyelamatan ini diceritakan langsung oleh adik Prabowo sendiri yaitu Hashim Djojohadikusumo. “Kakak saya sudah selamatkan, untuk rakyat Indonesia, minimal Rp15-20 triliun dari korupsi saudara-saudara. Saya saksi hidup. Itu hanya waktu itu saja,” ucapnya, di Gedung Joang 45, dikutip dari bisnis.com pada Senin, (13/3/2023).
Hasyim ungkapkan saat kakaknya itu, Prabowo Subianto, baru menjabat sebagai Menhan RI selama dua bulan. Saat itu, kata Hashim, Prabowo langsung disodorkan dengan kontrak-kontrak pengadaan senjata senilai Rp 51 triliun.
Dan kontrak-kontrak itu, lanjut Hashim, sarat dengan korupsi. “Itu gila-gilaan itu, sampai saya enggak percaya juga. Gila-gilaan mark up-nya. Ada satu kontrak, mark up-nya 1.250 persen,” bebernya
Untuk diketahui, mark up adalah kenaikan harga atau total rupiah yang sudah dijumlahkan dengan biaya dari sebuah produk untuk menghasilkan produk jual. Dalam konteks ini, mark up adalah menaikkan harga melabihi harga pasar.
Bahkan, kata Hashim, ada kontrak yang mark up-nya mencapai 600 persen dan 300 persen. Karena melihat adanya potensi korupsi yang besar ini, Prabowo kemudian memutuskan untuk tidak menandatanganinya sama sekali.
“Saya sudah tahu ada korupsi, tapi saya baru tahu dan Prabowo juga baru tahu korupsi sudah gila-gilaan di kementeriannya,” tutur Hashim.
“Karena waktunya sudah mepet, 31 Desember harus teken. Dia [Prabowo] putuskan tidak ada teken, tidak ditandatangani. Dengan kata lain, dia membatalkan sejumlah kontrak senjata senilai Rp51 triliun,” imbuh Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu.
Usai memutuskan tak menandatangani kontrak-kontark tersebut, Prabowo kemudian bercerita dan curhat kepadanya bahwa banyak orang yang marah. Namun demikian, Presiden Jokowi sendiri mendukung langkah Prabowo Subianto dalam menyelesaikan dan memberantas segala tindak-tanduk permasalahan korupsi di Kementerian Pertahanan.






