Rekam Jejak Prabowo yang Tak Pernah Berhenti Mengabdi untuk Negeri
DETIKMERDEKA.COM- Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Prabowo Subianto adalah sosok yang pemimpin yang tak kenal lelah mengabdi untuk negeri. Pengabdiannya kepada bangsa dan negara, di curahkan sepenuhnya di berbagai lini kehidupan, baik di politik, ekonomi, hingga kesenian.
Kemampuannya dalam mengelola ekonomi seperti bisnis yang dibangunnya, partai politik seperti Gerindra, hingga organisasi-organisasi rakyat seperti Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), hingga Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), menjadikannya sosok yang layak disebut sebagai man of intellect dan man of action.
Seperti dikutip dari mypresident.id, Rabu (8/3/23) Prabowo Subianto terlahir dari nasab orang yang cukup dihormati, tak membuatnya menjadi sosok yang angkuh dan gila hormat. Sikap Prabowo justru sebaliknya, sebagai seorang prajurit
Ungkap Prabowo, harus dekat dengan rakyat. Hal itu, pernah ia sampaikan saat memberikan pembekalan kepada para Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler LXI Sekolah Staf dan Komandan Angkatan Darat (Seskoad) di Gedung Gatot Subroto Seskoad, Bandung, Jawa Barat, pada 2021 lalu.
“ Sistem pertahanan dan keamanan Indonesia itu menerapkan Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta yang merupakan warisan dari para pendiri bangsa juga merupakan kekuatan bagi pertahanan Indonesia” tulis Prabowo.
Namun tahukah Anda, sikap tegas, berani, dan bijak itu ia dapatkan dari berbagai tokoh-tokoh pemimpin dunia yang ia kagumi. Dalam bukunya “Kepemimpinan Militer” yang terbit pada 2021 ada beberapa tokoh-tokoh pemimpin dunia yang membentuk dirinya menjadi pribadi yang bijak.
Tokoh tersebut, setidaknya berjumlah 94 tokoh yang terdiri dari 45 perwira tinggi TNI, 7 prajurit TNI non-Pati, 15 tokoh sipil dan 27 tokoh asing. Dari tokoh-tokoh tersebut, Ketua Umum Partai Gerindra itu banyak belajar tentang bagaimana menjadi sosok pemimpin yang bijaksana, berani, dan tak mengenal lelah berjuang untuk bangsanya sendiri.
Kata Prabowo dalam buku tersebut di halaman 188-189, mengatakan bahwa prajurit yang bersemangat dan berdedikasi, sesungguhnya tidak memiliki banyak permintaan, kecuali ingin dihormati dan waktunya tidak disia-siakan.
Prabowo ternyata mengagumi sosok Pangeran Singosari. Darinya ia belajar bahwa pemimpin militer harus mampu mendapatkan dukungan dari rakyat dengan memberi kebaikan yang berkesinambungan. Tidak cukup hanya jago berperang. Selain itu, pemimpin militer juga harus pandai membangun (h.270).
Selain Pangeran Singosari, Prabowo ternyata pengagum George Washington yang merupakan pahlawan perang AS dalam melawan Kerajaan Inggris selama delapan tahun. Setelah kemenangannya, Washington justru menyerahkan jabatan panglima perang kepada Kongres dan akhirnya terpilih menjadi presiden pertama AS enam tahun kemudian melalui proses yang demokratis (h.388-9).
Dan tokoh pemimpin Indonesia yang paling ia kagumi adalah sosok Soekarno. Sebab darinya, ia belajar tentang menjadi bangsa yang merdeka. Soekarno, seperti kita ketahui, adalah pendiri bangsa dan pelopor kemerdekaan Indonesia. Darinya, ia belajar bahwa pemimpin itu adalah sosok yang intelektual, orator, sekaligus seorang organisatoris.
Nama Gerindra, sejatinya adalah nama partai yang pernah dibangun oleh Soekarno sebelum kemerdekaan yaitu Parindra (Partai Indonesia Raya). Dari sini kita bisa tahu, betapa Prabowo adalah pengagum Soekarno.
Adapun sifat kebijaksanaan politiknya, seperti yang kita saksikan hari ini, ternyata ia dapatkan dari kisah teladan antara hubungan Abraham Lincoln yang mengajak serta rival politik yang pernah menghinanya, Seward, menjadi Menteri Luar Negeri. Lincoln sesungguhnya tidak suka Seward, namun Lincoln tahu Seward cinta Amerika Serikat dan memiliki kapasitas yang mumpuni sebagai Menlu (h.410).
Oleh karena itu, untuk mengenal lebih dekat sosok Prabowo Subianto lebih jauh, mungkin ada baiknya kita perlu mengenal sosoknya dari track recordnya di berbagai lini kehidupan masyarakat. Berikut ini rekam jejak Prabowo Subianto, bakal calon Presiden RI 2024:
Karir Kemiliteran
1. Menjadi Taruna AKABRI: bersama satu angkatan dengan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), selama menjadi ABRI, Prabowo sukses masuk pasukan elit Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
2. Peleton termuda dalam operasi: pada usia 26 tahun, Prabowo menjadi salah satu Komandan Pleton termuda dalam operasi penangkapan terhadap Nicolau dos Reis Lobato. Prabowo menjadi wakil komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 328.
3. Ikut Terlibat Operasi Nanggala Timor-Timur: Prabowo Subianto juga ikut andil dalam operasi nanggala di Timor-Timur. Operasi ini menjadi prestasi gemilang Prabowo Subianto.
4. Ikut Membebaskan Tawanan Mapenduma: Prabowo yang masih berpangkat Brigadir Jenderal menghadapi Organisasi Papua Merdeka atau OPM. Kala itu OPM menyandera 10 orang peneliti Lorentz pada tahun 1995.
5. Mengibarkan Bendera Indonesia di Puncak Everest: Prabowo Subianto berhasil mengibarkan bendera Merah putih di gunung Everest. Prajurit Kopassus Indonesia, Wanadri, FPTI, dan Mapala UI sukses menaklukan puncak Everest.
6. Menjadi Kepala staf Brigade Infanteri Lintas Udara 17: pada tahun 1991, Prabowo menjabat sebagai Kepala staf Brigade Infanteri Lintas Udara 17 yang bermarkas di Cijantung.
7. Menjadi Komandan Grup 3/Sandi Yudha: saat kembali ke Kopassus, tepatnya pada tahun 1993, Prabowo menjadi Komandan Grup 3/Sandi Yudha, yaitu salah satu Komando kontra-insurjensi Kopassus. Prabowo menjadi wakil komandan komando di bawah kepemimpinan Brigadir Jenderal Agum Gumelar dan Brigadir Jenderal Subagyo Hadi Siswoyo.
8. Menjadi Komandan Jenderal Kopassus: pada Desember 1995, Prabowo diangkat sebagai komandan Jenderal Kopassus dengan pangkat Mayor Jenderal. Salah satu tugas pertamanya adalah operasi pembebasan sandera Mapendum.
9. Menjadi Panglima Kostrad: Pada 20 Maret 1998, Prabowo diangkat menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat, jabatan yang pernah disandang ayah mertuanya Presiden Soeharto. Prabowo membawahi sekitar 11 ribu pasukan cadangan ABRI.
Aktivisme
1. Memimpin HKTI: Prabowo Subianto pernah menjadi Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). Di Munas yang ke-6 Prabowo Subianto terpilih sebagai Ketum HKTI tahun 2004 hingga 2015.
2. Memimpin PB Pancak Silat Indonesia: Pada 31 Januari 2022 yang lalu, Prabowo Subianto secara resmi dilantik dan dikukuhkan menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) masa bakti 2021-2025.
3. Memimpin Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI): pada Munas APPSI tahun 2008, Prabowo Subianto secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Umum APPSI untuk peridode 2008 hingga 2013.
4. Ketua Umum Partai Gerindra: Prabowo Subiato menjadi salah satu sosok dibalik lahirnya partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Prabowo menjadi Ketua Umum Partai Gerindra dari 2014 hingga sekarang






