Rocky Gerung Bicara Tentang Prabowo Masuk Kabinet Kerja Presiden Jokowi
DETIKMERDEKA.COM- Rocky Gerung adalah seorang filsuf, akademisi, dan intelektual publik Indonesia. Ia merupakan salah seorang pendiri Setara Institute dan fellow pada Perhimpunan Pendidikan Demokrasi. Ia pernah mengajar selama 15 tahun di Universitas Indonesia
Berikut petikan Wawancara bersama Rocky Gerung saat bicara tentang Prabowo Subianto masuk kabinet kerja Presiden Jokowi sebagai Menteri Pertahanan RI, yang dikutip dari akun resmi #DEKADE08, Jumat (10/2/23)
” Kemudian dia (Prabowo), suatu waktu saya tanya kepadanya kenapa akhirnya anda bergabung?ketika saya kritik, saya pernah bilang ” usir Prabowo dari kabinet”. ucap Rocky Gerung
” Itu hak ” cebong” bukan hak ” kadrun” kan begitu kan, saya “fair” katakan itu ke pak Prabowo dulu,” ujar Rocky Gerung
Lalu pak Prabowo bilang ” Iya Memang itu, tetapi bangsa ini musti diurus bersama, kalau saya diluar saya gak bisa apa apa pak Rocky, kalau di dalam saya masih bisa merencanakan sesuatu walaupun ambil resiko di caci maki. itu fair, itu yang saya anggap ” oke” dia prajurit yang tau etika dia bilang ” saya akan bantu Jokowi”.” ungkap Rocky Gerung
Menurut Rocky Gerung, karena fair yang dia (Prabowo) katakan bukan kasat kusut itu cari cari keterangan ” fair ” dia (Prabowo) bilang ” iya saya mau bantu karena takutnya bikin apa apa siapa yang paham tentang pertahanan? Cuma saya”. kata Rocky Gerung menirukan Prabowo Subianto
Dikatakan Rocky kembali, jadi itu adalah keputusan dari seorang leader dan itu yang kita hormati walaupun akhirnya saya bilang ” ya saya tetap beroposisi” dia (Prabowo) bilang ” oh ok”
Tetapi yang di tangkap oleh seorang Rocky Gerung adalah kecerdasan, kecerdikan, wisdom, reason, fashion menyatu leader itu. ” Standar leadernya tuh, saya bukan promosiin pak Prabowo tetapi saya mau katakan secara jujur, itu bagian dari dia, ada soal soal lain yang karakter ya “oke” itu setiap manusia punya “defense of character” tapi leadership need strong leadership”. beber Rocky Gerung
Kemampuan dalam memutuskan dalam keadaan Krisis, dan tentara disebut apa fillosofi ” army readnees” kesiap siagaan tentara itu masuk disitu.
” Indonesia dalam keadaan gamang sekarang, sehingga orang lihat oke ada figur Prabowo, orang lihat ada figur Anis yang dielukan relawan. Tapi bukan figur tetapi patokan tadi ukuran pertama adalah morality, ukuran kedua intelectuality, ukuran ketiga adalah elektabilitas itu yang mesti kita buka tentang sosok pemimpin nasional,”. terang Rocky Gerung













