Orang Itu Ada Masanya Dan Masa Itu Ada Orangnya
DETIKMERDEKA.COM,- Kemarin, kita sebagai bangsa Indonesia, baru saja menunaikan tugas konstitusi sebagai warga negara, mempergunakan hak konstitusi sebagai warga negara, yaitu melakukan pemilihan pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, serta wakil rakyat mulai dari DPRD Kab Kota, Provinsi, DPR RI dan DPD RI.
” Kita patut bersyukur, bahwa Alloh SWT memberikan perlindungannya, karena pelaksanaan pemilu kemarin berjalan lancar, dan aman.
Pelaksanaan pemilu kita sejak tahun 2014, diramaikan oleh sistem quick count, yaitu perhitungan cepat yang berbasis data dari lembaga survey, yang telah terverifikasi dan tervalidasi kemampuan ilmiah dan kredibilitasnya. Artinya, penyajian angka angka hasil pemilu yang mereka lakukan, secara keilmuan bisa diperganggung jawabkan.
Dua informasi hasil pemilu yang berbasis pada dua pendekatan, sama sama mempunyai nilai strategis terhadap jalannya hasil akhir. Yaitu, pertama : hasil quick count memenuhi harapan dan rasa penasaran atas hasil akhir pemilu. Sehingga bisa meredam berbagai spekulasi saling klaim yang bersifar liar, tanpa dasar keilmuan yang jelas, dan itu bisa menjadi bola salju, yang justru rentan terhadap kondusifitas dan gesekan antar pendukung pada tataran akar rumput.
Perhitungan hasil akhir pemilu kedua, adalah perhitungan manual atau yang dikenal sebagai real count.
Perhitungan metode manual, adalah validasi data secara manual berdasarkan C1 hasil perhitungan di tiap tiap TPS yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Perhitungan manual dilakukan secara berjenjang mulai dari TPS, lalu ke tingkat Desa dan kelurahan, ke tingkat kecamatan, Kabupaten Kota, Provinsi dan pusat yang dilakukan oleh KPU Pusat.
Pada perhitungan tingkat Kapubaten Kota, dan provinsi selain melakukan rekapan suara, juga sekaligus menetapkan calon calon anggota DPRD Kab Kota dan anggota DPRD Provinsi tetpilih, disetiap daerah pemilihan yang ada masing masing.
Perhitungan manual tingkat pusat yang dilakukan oleh KPU pusat adalah perhitungan dan penetapan hasil pemilu akhir secara nasional. Dan ini merupakan legitimasi dan kepastian hukum dalam rangkaian proses pemilu di negara kita .
Apabila ada keberatan keberatan terhadap hasil perhitungan dan penetapan terakhir, maka para pihak peserta pemilu berhak melakukan gugatan lewat MK. Apabila ada putusan MK yang berbeda dengan penetapan KPU, maka hasil sidang MK lah yang dipakai sebagai landasan KPU mengeluarkan surat keputusannya. Karena putusan MK mempunyai sifat terakhir dan mengikat. Tidak ada upaya hukum lanjutan atau apapun tehadap putusan MK.
Kembali ke masalah hasil quick count pemilihan presiden, sebagaimana kita ketahui, telah memperlihatkan pasangan calon 02 Prabowo – Gibran menang satu putaran.
Kemenangan prabowo gibran, bukan sebuah kebetulan apalagi hasil kecurangan di dalam TPS. Tapi hasil kerja keras semua elemen pemenangan paslon 02. Berikut beberapa fakta pemenangan paslon 02 yang di garap 2 tahun sebelum pemilu :
1) melakukan perlindungan pedagang pasar sejak belasan tahun lalu. Dalam berbagai bentuk, mulai dari pendampingan revitalisasi oleh pihak ketiga, karena revitalisasi pasar oleh pihak ke 3 selalu merugikan pedagang pasar sampai melakukan advokasi. Kami pernah bersengketa 5 kali, 4 kalah, 1 kali menang.
2) pemberdayaan pedagang pasar melalui distribusi pinjaman tanpa agunan dan bunga. Di tengah tengah kesulitan modal pedaggang karena habis dipakai untuk makan sehari hari. Kenapa demikian?? Akibat covid. pasar mengalami transaksi terendah dalam 50 tahun terakhir ini. Program pinjaman tanpa agunan dan bunga muncul dari Kang H Prabowo sebagai Dewan Pembina pedagang pasar yang tergabung dalam APPSI.
Dari program ini, ribuan pedagang pasar menerima manfaatnya.
3) kondisi demikian, kami jadikan momentum melakukan upaya mencari cara melakukan perlindungan dari sisi regulasi yaitu UU. Dan saat ini, kami telah berhasil menyiapkan draff RUU yang saat ini sudah masuk di setwan DPR RI.
Draf RUU tersebut, telah mengalami pembahasan sebanyak 2 kali dengan BKD atau Badan Keahlian DPR RI. tinggal menunggu masuk ke dalam prolegnas prioritas. Dan kami percaya dengan terpilihnya Kang H Prabowo RUU akan segera disahkan.
Gerakan gerakan cepat pimpinan APPSI tersebut, juga tidak terlepas dari sangat aktifnya Ketua Umum APPSI saat ini, yaitu Sudaryono atau yang akrab dipanggil oleh para pedagang dengan panggilan Mas Dar.
Dengan demikian, gambaran kemenangani yang ditunjukkan oleh QUICK COUNT, merupakan buah dari kerja keras yang telah kami lakukan sejak lama dan pihak lainnya yang sama besarnya ikut berkontribusi memenangkan paslon 02 satu putaran.
Kemenangan paslon 02 dalam Quick Count dalam konteks bisnis, telah memberikan kepastian politik bagi kalangan investor. Berarti kemenangan 1 putaran telah membawa hikmah maslahatan meski presiden dan wakil presiden terpilih belum dilantik.
Yuuuk kita move on ke dalam persatuan dan kesatuan untuk membanngun bangsa ini, besar menuju Indonesia Emas tahun 2045.
Karena Prabowo – Gibran telah ditaqdirkan Alloh SWT menerima amanah rakyat Indonesia. Orang itu ada masanya dan masa itu ada orangnya. Sebagaimana pernah disampaikan oleh Presiden ke 3 GUS DUR Alm, Prabowo akan menjadi Presiden RI di hari tuanya.
Inilah ketentuan AllohSWT , meski dihujat dengan berbagai hujatan, tapi tangan KUN FAYAAKUN Alloh SWT, sebagai pemilik hak perogratif Maha Penentu, bahwa Presiden periode tahun 2024 2029, diberikan kepada seorang yang bernama Prabowo Subianto, yang didampingi Gibran sebagai Wakilnya.
Wallohuallam bisshowab.
Semarang, 16 Pebruari 2024
NNandang Sudrajat
Ketua DPW APPSI JABAR
Sekjen DPP PAPERA












