DETIKMERDEKA – Gelombang kedatangan warga Nahdliyin dari berbagai daerah di Indonesia mulai terlihat di Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026). Mereka datang untuk menghadiri rangkaian kegiatan Muktamar Nahdlatul Ulama yang dipusatkan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas.
Pantauan pada Kamis pagi menunjukkan sejumlah rombongan bus melintas menuju kawasan Tambakberas. Arus kedatangan tersebut tidak hanya berlangsung pada pagi hari, tetapi telah dimulai sejak Rabu malam.
Para peserta datang menggunakan beragam moda transportasi. Mulai dari bus berukuran besar, bus kecil, hingga kendaraan pribadi. Rombongan tersebut membawa warga Nahdliyin dari berbagai wilayah di Indonesia yang ingin mengikuti langsung agenda muktamar.
Kedatangan peserta secara bertahap membuat mobilitas kendaraan menuju lokasi kegiatan semakin terlihat. Sejumlah rombongan tampak melanjutkan perjalanan setelah beristirahat dalam perjalanan panjang dari daerah asal masing-masing.
Bagi sebagian warga Nahdliyin, kehadiran di Jawa Timur juga tidak semata-mata untuk mengikuti agenda organisasi. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk melakukan ziarah ke makam ulama dan tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama yang berada di sejumlah daerah di Jawa Timur.
Tradisi ziarah menjadi salah satu bagian yang lekat dengan perjalanan warga Nahdliyin, khususnya ketika berkunjung ke wilayah yang memiliki sejarah panjang perkembangan Nahdlatul Ulama. Karena itu, perjalanan menuju muktamar sekaligus menjadi kesempatan untuk berziarah dan mengenang perjuangan para ulama.
Hingga Kamis pagi, arus kedatangan warga Nahdliyin masih terus berlangsung. Rombongan dari berbagai daerah secara bertahap bergerak menuju Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, untuk mengikuti rangkaian Muktamar NU.
Pemandangan tersebut menggambarkan antusiasme warga Nahdliyin yang datang dari berbagai penjuru Indonesia untuk berkumpul di Jombang, sekaligus menjadikan momentum muktamar sebagai ruang pertemuan, silaturahmi, dan penghormatan terhadap jejak perjuangan para ulama di Jawa Timur.






