Luis de la Fuente Minta Lamine Yamal Bermain Lepas saat Spanyol Hadapi Prancis

DETIKMERDEKA – Lamine Yamal diperkirakan kembali menjadi andalan Timnas Spanyol saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.

Pelatih Spanyol Luis de la Fuente meminta pemain muda itu menikmati pertandingan tanpa terbebani ekspektasi.

Laga Spanyol melawan Prancis akan berlangsung di Stadion Dallas, pada Rabu, 15 Juli 2026 dini hari WIB. Pertandingan digelar dua hari setelah Yamal merayakan ulang tahunnya yang ke-19 pada 13 Juli.

De la Fuente menilai usia Yamal masih sangat muda. Karena itu, ia tidak ingin memberikan tekanan berlebihan kepada pemain Barcelona tersebut.

“Dan dia baru berusia 19 tahun. Dia harusnya rileks, menikmati semuanya… Hari besar Lamine di Piala Dunia ini belum tiba. Aku berharap itu besok. Dan jika kami berhasil lolos, di final,” kata De la Fuente sambil tertawa, seperti dikutip dari AS.

Sepanjang Piala Dunia 2026, kontribusi Yamal belum terlalu menonjol. Ia baru mencetak satu gol dan belum menyumbang assist. Meski demikian, perannya tetap penting dalam membangun serangan Spanyol.

Produktivitas Spanyol tidak hanya bergantung kepada Yamal. Tim Matador telah mencetak 11 gol selama turnamen. Mikel Oyarzabal menjadi pencetak gol terbanyak dengan torehan empat gol.

Lini belakang Spanyol juga tampil solid. Tim asuhan De la Fuente baru kebobolan satu gol sepanjang turnamen. Catatan itu menjadi modal penting untuk menghadapi Prancis yang tampil tajam dengan koleksi 16 gol.

Pertemuan kedua tim diprediksi berlangsung ketat. Spanyol mengandalkan keseimbangan antara pertahanan dan serangan, sedangkan Prancis datang dengan produktivitas gol yang lebih tinggi.

Rekor pertemuan masih berpihak kepada Spanyol. Dari 38 laga melawan Prancis, Tim Matador meraih 18 kemenangan, tujuh hasil imbang, dan 13 kali menelan kekalahan.

Pemenang pertandingan ini akan melaju ke final Piala Dunia 2026 dan menjaga peluang merebut gelar juara dunia.