DETIKMERDEKA – Jumlah korban tewas akibat gempa bumi berkekuatan besar yang mengguncang Venezuela pada 24 Juni 2026 terus bertambah. Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, pada Minggu (12/7), menyatakan bahwa korban meninggal kini mencapai 4.490 orang. Informasi tersebut disampaikan Rodriguez melalui pembaruan harian di media sosialnya, sebagaimana dilansir CGTN.
Menurut CGTN, Rodriguez juga mengungkapkan bahwa jumlah korban luka masih bertahan di angka 16.740 orang. Sementara itu, jumlah warga yang telah menerima bantuan kemanusiaan meningkat menjadi 120.794 orang. Untuk menampung para penyintas yang kehilangan tempat tinggal, pemerintah Venezuela telah mendirikan 108 kamp dan tempat penampungan sementara di berbagai wilayah terdampak.
Dalam laporan yang dilansir CGTN, upaya penanganan bencana masih terus berlangsung. Sebanyak 31.837 personel dari Venezuela tetap dikerahkan dalam operasi tanggap darurat, dengan dukungan 2.422 petugas penyelamat internasional yang membantu proses evakuasi, pencarian korban, serta distribusi bantuan kemanusiaan.
Sementara itu, aktivitas seismik di Venezuela masih belum sepenuhnya mereda. Berdasarkan laporan terbaru yang dikutip CGTN, otoritas setempat telah mencatat 1.222 gempa susulan sejak gempa kembar mengguncang negara tersebut pada 24 Juni lalu. Rangkaian gempa susulan itu masih menjadi perhatian utama karena berpotensi menghambat proses pemulihan di wilayah terdampak.






