Hasil Survei Poltracking: Gerindra Teratas, PDIP dan Golkar Menyusul

banner 468x60

DETIKMERDEKA – Lembaga survei Poltracking Indonesia merilis hasil survei terbaru terkait elektabilitas partai politik yang dilakukan pada awal Maret 2026. Hasilnya menunjukkan Partai Gerindra berada di posisi teratas dengan perolehan dukungan sebesar 26,1 persen.

Di posisi kedua, PDI Perjuangan mencatat elektabilitas sebesar 15,4 persen, disusul Partai Golkar dengan raihan 9 persen.

banner 336x280

Peneliti Utama Poltracking, Masduri Amwari, memaparkan hasil tersebut dalam rilis daring yang digelar pada Senin (13/4/2026).

“Di mana hasilnya Partai Gerindra 26,1%, PDIP 15,4%, kemudian Golkar 9,0%, lalu PKB 8,1%, PKS 5,9%, Demokrat 5,6%, dan NasDem 5,5%,” kata Masduri.

Di bawah tujuh besar, elektabilitas partai lain tercatat relatif lebih rendah. Partai Amanat Nasional (PAN) memperoleh 2 persen, diikuti Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebesar 1,5 persen, serta Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebesar 1,2 persen.

Adapun partai lainnya seperti Perindo, PBB, Garuda, Gelora, hingga Ummat, Hanura, PKN, dan Partai Buruh berada di bawah angka 1 persen. Sementara itu, responden yang belum menentukan pilihan atau tidak menjawab mencapai 17,7 persen.

Secara lengkap, urutan elektabilitas parpol berdasarkan survei tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Gerindra: 26,1%
  2. PDIP: 15,4%
  3. Golkar: 9,0%
  4. PKB: 8,1%
  5. PKS: 5,9%
  6. Demokrat: 5,6%
  7. NasDem: 5,5%
  8. PAN: 2,0%
  9. PPP: 1,5%
  10. PSI: 1,2%
  11. Perindo: 0,7%
  12. PBB: 0,4%
  13. Garuda: 0,3%
  14. Gelora: 0,2%
  15. Ummat: 0,1%
  16. Hanura: 0,1%
  17. PKN: 0,1%
  18. Partai Buruh: 0,1%
  19. Tidak tahu/tidak jawab: 17,7%

Survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka langsung pada periode 2–8 Maret 2026 dengan menggunakan metode multistage random sampling. Jumlah responden sebanyak 1.220 orang dengan margin of error sekitar ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Hasil survei ini memberikan gambaran awal peta kekuatan partai politik menjelang kontestasi politik mendatang, sekaligus menunjukkan masih adanya ruang pergerakan suara dari pemilih yang belum menentukan pilihan.

banner 336x280