Penulis: Veny Ita Apriyanti, Mahasiswa Program Studi Manajemen, Universitas Pamulang
DETIK MERDEKA – Seiring perkembangan zaman, takjil menjadi tradisi masyarakat di indonesia sampai sekarang. Takjil yang umumnya makanan tersajinya adalah kurma dan kolak.
Namun seiring dengan perkembangan olahan makanan dan jajanan yang ada, takjil memiliki definisi yang lebih luas dengan sajian yang bervariasi seperti di goreng, direbus, di panggang, dengan aneka macam rasa seperti manis, gurih, asin, pedas dan sebagainya.
Menjelang waktu magrib di bulan Ramadhan, jalanan berubah menjadi jajanan, Orang-orang merapatkan badan di berbagai sudut tempat makanan untuk “berburu takjil” bahkan kaum nonis (non islam) pun ikut merapat.
Dengan membeli takjil tak hanya tentang berburu makanan tetapi juga dapat memperkuat ikatan sosial dan secara tidak langsung kita telah membantu para UMKM di Indonesia.
(***)













