Operasi Ketupat 2026 Dimulai, 160 Ribu Personel Amankan Arus Mudik

banner 468x60

JAKARTA – Kepolisian Republik Indonesia resmi menggelar Operasi Ketupat 2026 untuk mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran. Operasi pengamanan tahunan ini melibatkan sekitar 160 ribu personel gabungan dari Polri, TNI, Kementerian Perhubungan, hingga berbagai instansi terkait.

Operasi tersebut dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia guna memastikan perjalanan masyarakat selama masa mudik Lebaran berlangsung aman, tertib, dan lancar.

banner 336x280

Kepala Korps Lalu Lintas Polri menyampaikan bahwa Operasi Ketupat merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap tahun untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Personel gabungan disiagakan di berbagai titik strategis seperti jalur tol, jalan nasional, pelabuhan, bandara, terminal, hingga kawasan wisata,” kata pejabat Korlantas Polri dalam keterangannya.

Fokus Pengamanan Jalur Mudik

Dalam pelaksanaannya, aparat akan fokus pada pengamanan sejumlah jalur utama yang diprediksi mengalami lonjakan kendaraan, terutama:

Jalur Tol Trans Jawa

Jalur Pantura Jawa Tengah dan Jawa Barat

Jalur lintas Sumatera

Pelabuhan penyeberangan seperti Merak–Bakauheni

Bandara dan terminal bus utama

Selain itu, kepolisian juga menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas seperti contraflow, one way, dan pengalihan arus apabila terjadi kepadatan kendaraan di titik tertentu.

Ribuan Pos Pengamanan Disiapkan

Untuk mendukung kelancaran Operasi Ketupat 2026, Polri bersama instansi terkait mendirikan ribuan pos pelayanan dan pos pengamanan di sepanjang jalur mudik.

Pos tersebut difungsikan untuk:

pusat informasi bagi pemudik

tempat istirahat pengendara

layanan kesehatan darurat

pengawasan keamanan

Keberadaan pos ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang mengalami kendala selama perjalanan mudik.

Antisipasi Lonjakan Pemudik

Kementerian Perhubungan sebelumnya memproyeksikan jumlah pemudik pada Lebaran tahun ini mencapai lebih dari 190 juta orang, dengan mayoritas menggunakan kendaraan pribadi dan transportasi darat.

Lonjakan mobilitas tersebut menjadi alasan utama pemerintah menyiapkan pengamanan ekstra melalui Operasi Ketupat.

Selain pengamanan lalu lintas, aparat juga akan meningkatkan patroli untuk mengantisipasi tindak kriminalitas, kecelakaan lalu lintas, hingga potensi gangguan keamanan di tempat-tempat keramaian.

Imbauan untuk Pemudik

Polri mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan mudik dengan baik, termasuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, mematuhi aturan lalu lintas, serta memanfaatkan informasi lalu lintas yang tersedia melalui berbagai kanal resmi pemerintah.

Dengan dukungan ribuan personel dan koordinasi lintas lembaga, pemerintah berharap arus mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.

banner 336x280