Prabowo ke TNI-Polri: Kalian Digaji Rakyat, Jadilah Tentara dan Polisi untuk Rakyat

banner 468x60

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan peran strategis TNI dan Polri sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan sekaligus pelindung masyarakat. Dalam pengarahan kepada jajaran pimpinan kedua institusi, Prabowo mengingatkan bahwa kekuatan yang dimiliki aparat berasal dari rakyat dan harus kembali untuk kepentingan rakyat.

Dalam taklimat tersebut, Presiden menekankan bahwa TNI dan Polri bukan sekadar institusi keamanan, melainkan bagian dari rakyat yang mengemban amanah besar negara. Ia menegaskan aparat harus hadir di tengah masyarakat, mengayomi, melindungi, serta menjaga disiplin dan integritas dalam setiap tugas.

banner 336x280

Menurut Prabowo, mandat besar yang diberikan rakyat kepada TNI dan Polri harus dibalas dengan dedikasi dan pengabdian penuh kepada bangsa. Ia juga mengingatkan pentingnya kepemimpinan yang bertanggung jawab serta kemampuan aparat untuk selalu mengoreksi diri demi menjaga kepercayaan publik.

Selain menyoroti peran pengayoman terhadap masyarakat, Presiden juga menekankan pentingnya stabilitas keamanan nasional di tengah dinamika geopolitik global. Ia menyebut kondisi dunia yang penuh ketidakpastian menuntut Indonesia memiliki pertahanan dan keamanan yang kuat guna menjaga kedaulatan dan stabilitas negara.

Pengarahan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat sinergi TNI dan Polri dalam menjaga keamanan nasional sekaligus memastikan kehadiran negara dirasakan langsung oleh masyarakat. Pemerintah berharap kedua institusi tetap solid, profesional, serta selalu berpihak pada kepentingan rakyat dan negara.

Dengan pesan tersebut, Prabowo kembali menegaskan bahwa kekuatan militer dan kepolisian bukan hanya soal pertahanan dan penegakan hukum, tetapi juga tentang pengabdian, kedisiplinan, dan komitmen menjaga kepercayaan rakyat Indonesia.

banner 336x280