JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Kabinet Merah Putih dalam sebuah upacara di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/2/2026). Juda menggantikan Thomas Djiwandono yang kini mengemban tugas baru sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.
Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 3/M Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih periode 2024–2029. Prosesi berlangsung khidmat dengan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo.
Penunjukan Juda Agung menandai pergeseran penting dalam struktur pengelolaan fiskal nasional. Sebelum dipercaya masuk jajaran Kementerian Keuangan, Juda dikenal sebagai ekonom senior dan bankir sentral yang lama berkarier di Bank Indonesia. Pengalamannya di sektor moneter dinilai menjadi modal kuat untuk memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan moneter di tengah dinamika ekonomi global.
Pergantian posisi ini juga berkaitan dengan rotasi strategis di sektor keuangan negara. Thomas Djiwandono, yang sebelumnya menjabat Wamenkeu, kini fokus menjalankan peran sebagai Deputi Gubernur BI, posisi yang memiliki pengaruh besar terhadap stabilitas sistem keuangan dan pengendalian inflasi nasional.
Sejumlah analis menilai masuknya Juda Agung ke Kementerian Keuangan dapat memperkuat stabilitas kebijakan ekonomi pemerintah, terutama dalam menjaga kesinambungan fiskal, pengelolaan utang, serta sinkronisasi kebijakan makro antara pemerintah dan bank sentral.
Dengan komposisi baru ini, pemerintah diharapkan mampu mempercepat agenda reformasi fiskal, memperkuat daya tahan ekonomi, serta menjaga momentum pertumbuhan di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi.






