IIMS 2026 Resmi Dibuka, Menperin Targetkan Pemulihan dan Dorong Inovasi Otomotif Nasional

 

Jakarta, 5 Februari 2026 — Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 secara resmi dibuka hari ini di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat. Pembukaan dilakukan oleh Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita, yang hadir bersama jajaran pimpinan penyelenggara dan pelaku industri otomotif nasional.

Dalam sambutannya, Menperin Agus menyampaikan bahwa pameran otomotif terbesar di Tanah Air ini diharapkan menjadi katalis utama dalam mempercepat pemulihan industri otomotif Indonesia setelah menghadapi tekanan pasar pada tahun sebelumnya. Ia menekankan bahwa IIMS bukan sekadar ajang pameran produk, tetapi juga ruang strategis untuk memperkuat fondasi industri melalui kolaborasi antara produsen, konsumen, dan pemangku kepentingan sektor otomotif.

“Dengan skala yang diperluas dan peserta dari berbagai segmen otomotif, IIMS 2026 kami harapkan dapat memperkuat dinamika industri, mendorong adopsi teknologi ramah lingkungan, dan memperluas peluang investasi,” ujar Agus dalam seremoni pembukaan.

Pameran IIMS 2026 akan berlangsung selama sebelas hari, mulai 5 hingga 15 Februari 2026, di JIExpo Kemayoran dengan berbagai program menarik termasuk pameran kendaraan terbaru, teknologi inovatif, serta aktivitas interaktif bagi pengunjung.

Menurut data resmi penyelenggara, pameran tahun ini menghadirkan lebih dari 180 merek otomotif dan industri pendukung, dengan total area pameran yang diperluas mencapai lebih dari 156.000 meter persegi. Penyelenggara juga menargetkan transaksi industri mencapai Rp8 triliun dan jumlah pengunjung sekitar 570–580 ribu orang selama penyelenggaraan.

IIMS 2026 turut menampilkan sejumlah peluncuran model baru dan inovasi teknologi dari berbagai merek roda empat dan roda dua, termasuk kendaraan berbasis elektrifikasi sebagai bagian dari tren industri menuju mobilitas berkelanjutan.

Penyelenggara berharap pameran ini tidak hanya menjadi ajang komersial, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat ketahanan dan daya saing industri otomotif Indonesia di tengah tantangan global.