Stunting Penyebab Tingkat IQ Terendah
DETIKMERDEKA.COM– IQ atau _Intelligence Quotient_, adalah parameter untuk mengukur tingkat kecerdasan manusia.
Menurut _Word Population Review_, skor IQ biasanya mencerminkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia.
Wilayah atau negara dengan skor IQ rendah biasanya lebih miskin dan kurang berkembang. Sehingga parameter IQ oleh beberapa peneliti biasa juga dijadikan parameter negara terpintar di Dunia.
Bagaimana posisi IQ Indonesia di tataran dunia?
Penulis kali ini tidak akan menampilkan ranking IQ dunia, tapi cukup untuk tingkat regional asean saja yang mempunyai anggota 11 negara. Tapi sebagai pengetahuan, barangkali tidak ada salahnya apabila menampilkan data rata rata tertinggi di dunia hasil penelitian tahun 2019 ditempati oleh Negara Jepang. Sedangkan untuk negara ASEAN rilis _Word Population Review dengan judul Avarage IQ by Country_ tahun 2022, diketahui peringkat IQ negera negara ASEAN adalah :
1) Singapura : 105,89
2) Kamboja : 99,75
3) Myanmar : 91,18
4) Thailand : 89,53
5) Malaysia : 87,58
6) Brunai : 83,76
7) Philipina : 81,64
8) Laos : 80,99
9) Indonesia : 78,49
10) Timor Leste : 78,49
Meskipun nilai Indonesia dan Timor Leste sama tetapi Indonesia berada di peringkat 130 dunia dan Timor Leste berada pada peringkat 132 Dunia.
Kondisi demikian membuat prihatin kita, dimana pada skala regional ASEAN saja kita tertinggal atau jauh di bawah singapura sebagai negara kecil di ASEAN
Kenapa bisa demikian?? Salah satu penyebab dari rendahnya nilai IQ rata rata yang dimiliki rakyat Indonesia, lantaran kurangnya asupan gizi anak anak Indonesia sejak dalam kandungan.
Agama mengajarkan bahwa pada saat Ibu hamil mengandung anaknya adanya beberapa arahan yang mesti dilakukan dan dijaga oleh seorang Ibu, baik mulai dari Ibadah maupun asupan makanan yang harus dikonsumsi antara lain harus makanan yang halal dan bergizi.
Nilai IQ Indonesia yang berada di bawah rata rata negara maju, berkolerasi dengan masih tingginya kasus stunting yang dialami oleh anak anak balita di Indonesia saat ini.
Nilai rata rata kasus stunting di Indonesia pada tahun 2022 yang lalu diketahui sebesar 21,60%. Nilai tertinggi kasusnya di tempati Nusa Tenggara Timur sebesar 35,30%, dan terendah dicatatkan oleh Provinsi Bali sebesar 8%.
Dalam konteks itu, Prabowo Subianto sejak belasan tahun lalu sudah melontarkan tentang bahayanya stunting bagi perkembangan generasi muda Indoensia. Sehingga harus dicegah seminimal mungkin.
Sebagai bukti kepedulian atas kasus stunting yang masih tinggi, maka dalam pemikiran Prabowo Subianto program percepatan bila terpilih menjadi presiden di tahun 2024, adalah memberi makan siang dan minum susu gratis bagi seluruh anak anak Indonesia, termasuk asupan gizi bagi bayi yang masih berada di dalam kandungan ibunya.
Prabowo tidak ingin ada lagi anak Indonesia yang kekurangan Gizi,
Prabowo tidak ingin ada anak Indonesia yang kelaparan,
Prabowo akan berbahagia, tersenyum kalau bisa memberi makan anak anak di seluruh Indonesia.
Itu adalah program kerja yang nyata diperuntukkan bagi rakyat kebanyakan.
Yuk kita pastikan agar Kang Haji Prabowo terpilih dengan cara menyisihkan waktu 1 menit di dalam bilik suara mencoblos pasangan Prabowo – Gibran. Agar anak Indonesia cerdas sebagai bekal utama dalam menempuh kariernya di berbagai bidang.
Prabowo Presiden Insyaa Alloh lebih barokah dan sejahtera. Aamiin aamiin aamiin YRA
Semarang, 11 Nopember 2023
H. Nandang Sudrajat
Sekjend DPP Papera






