3 Pesan Presiden Soeharto Yang Selalu Di Ingat Prabowo Subianto

3 Pesan Presiden Soeharto Yang Selalu Di Ingat Prabowo Subianto

DETIKMERDEKA.COM- Menhan Prabowo RI masih mengingatkan pesan mendiang Presiden Soeharto di kala dirinya mendapatkan tugas berperang pertama kali. Momen tersebut dijadikan pesan mendalam bagi seorang prajurit yang mendapatkan pesan atau amanah dari seorang panglima tertinggi dan Presiden Republik Indonesia

“ Pak Harto ini semua nilai- nilai, saya komandan batalyon, saya mau berangkat tugas perdana jadi ini saya sering cerita berangkat tugas danyon perdana, telepon dari Cendana, pak Prabowo dipanggil menghadap pak presiden pak Harto menghadap jam 7 malam,” tutur Prabowo dikutip dari videonya, Jumat (31/3/23) 

“ Ini  karena malam ini saya akan berangkat tugas, wah dipanggil presiden panglima tertinggi, mertua lagi! wah semangat. Nah! ini ada dulu Danki Danki, saya mereka juga berbinar binar dipanggil pak Presiden, komandan yang manggil panglima tertinggi pasti dapat sangu ini masuk Cendana jam 7 malam naik keatas ketemu pak Harto hanya memakai sarung,” sambung Prabowo bercerita

“ Bowo sebentar lagi berangkat tugas, siap pak”. masih cerita Prabowo

 “ Yah selamat bertugas,” kata Prabowo menirukan jawaban Presiden Soeharto

” Saya titip tiga hal, yang pertama Ojo lali, yang kedua Ojo dumeh yang ketiga Ojo ngoyo,lalu tuk! ke jidat saya. Kebiasaan orang Jawa itu kalau mau merestui anaknya apa itu namanya di jegung dug” selamat bertugas,” kata Prabowo mengenang saat perdana dipanggi oleh Presiden Soeharto

“ Waduh ini sangunya,” ujar Prabowo seraya tersenyum 

Prabowo pun mengatakan jika dirinya terus ke Cilodong,” Wih, perwira perwira sudah kumpul semua di ruang yudha. Perwira sekalian saya baru saja dipanggil tadi tak sampai lima menit menghadap, tak sampai lima menit dipanggil oleh Presiden panglima tertinggi,” tegasnya di  hadapan para perwira kenang Prabowo

” Dan ini pesan beliau (Presiden Soeharto) yang pertama Ojo Lali, yang kedua Ojo Dumeh, dan yang ketiga Ojo Ngoyo, beliau (Pak Harto) katakan insya Allah kamu  berhasil dan selamat bertugas,” ujar Prabowo masih menceritakan pengalamannya dipanggil oleh Presiden Soeharto ke Cendana 

Tapi saya jabarkan pesan tersebut karena dari Panglima Tertinggi dan Jenderal yang punya pengalaman perang, berarti Ojo Lali jangan lupa, jangan lupa pelajaran artinya pelajaran semua terutama pelajaran agama kita jangan ada yang melanggar ajaran agama kita masing masing dalam operasi nanti dalam pertempuran nanti tidak boleh mencuri, tidak boleh merampas hak orang lain tidak menyakiti orang yang tidak berdosa tidak boleh ini itu kan semua ajaran agama tidak boleh dilanggar, dia ajaran orang tua kita, ketiga ajaran sekolah jangan coba coba melanggar ajaran sekolah, selanjutnya ajaran tentara kalo malam jaga malam pelajarannya jaga malam kalau patroli pasang pengaman lambung, pasang kalau di depan waspada ini itu, semua diajarkan itu Ojo lali semua dijabarkan jangan lupa bersihkan senjata, jangan lupa kunci senjata jangan lupa semuanya, jangan lupa, jangan lupa, Jangan Lupa obat, jangan lupa suntikan, Jangan lupa obat anti ular  jangan lupa perban jangan lupa kaos kaki dari jabarannya

Jangan dumeh, yaitu jangan sombong, jangan kira kau ini kebal peluru, 

Terakhir jangan ngoyo, yakni jangan memaksakan diri, jadi 328 atau pasukan saya dibaret merah itu tenang, gak ngoyo, pasukan lain perang tuh kaya mainan basket, ngejar sini, ngejar situ, capek sendiri kalau kita Ojo Ngoyo, kalau ada informasi kita olah, analisa, bertindak 

3 pesan(Ojo Lali, Ojo Dumeh, Ojo Ngoyo) itu adalah pelajaran berharga dari Pak Harto (Presiden Soeharto),” terang Prabowo Subianto