Prabowo Puji Kepemimpinan Jokowi Walau Banyak Tekanan
DETIKMERDEKA.COM- Covid-19 pernah terjadi empat tahun lalu, hampir seluruh negara negara besar baik di Asia atau Eropa memberlakukan Lockdown bagi penduduknya namun itu tidak berlaku bagi penduduk Indonesia
Sejak pandemi virus Corona mewabah di Indonesia, pemerintah sudah bolak-balik menggunakan sejumlah istilah berbeda dalam penanganan Covid-19. Awalnya pemerintah menggunakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), yang mulai berlaku 17 April 2020 lalu
Kemudian pemerintah memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali, lalu diganti lagi menjadi PPKM Mikro sejak Februari 2021. Bolak-balik diperpanjang, Presiden pun memutuskan untuk mengambil pengetatan atau penebalan PPKM Mikro pada medio Juni 2021. Namun, kasus Covid-19 terus naik. Akhirnya, Presiden Jokowi memutuskan untuk menetapkan PPKM Darurat
Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyebut kebijakan ini lebih ketat daripada kebijakan yang pernah diberlakukan sebelumnya. “PPKM Darurat ini akan meliputi pembatasan aktivitas masyarakat yang lebih ketat dari yang selama ini sudah berlaku,” ujar Jokowi.
Dan berdasarkan pengalaman tersebut, Menhan Prabowo Subianto sangat memuji keberhasilan Presiden Jokowi menyelesaikan persoalan bangsa atas musibah wabah dari virus covid-19 yang mendera tanah air
” Saya jendral, saya ikut berkali kali dalam aksi pertempuran, saya saksi, saya memimpin melihat yang bisa ambil keputusan pemimpin dan pemimpin yang tidak bisa ambil keputusan,” ungkap Prabowo
Menurut Menhan Prabowo, Presiden Jokowi adalah pemimpin yang bisa ambil keputusan dan keputusannya berani kadang kadang melawan dan tekanan tekanannya dari mana mana ini yang harus kita ketahui
” Bukan saya menjilat atau mengatakan yang tidak tidak, saya hanya mengatakan yang bener, kalau pemimpin kita benar kita harus akui benar. Presiden kita ditekan oleh WHO, oleh tetangga tetangga kita untuk lockdown dan untuk lockdown total dan banyak menyarankan pak, lockdown lockdown pak” tutur Prabowo seperti dikutip dari video, Senin (27/3/23)
” Presiden Jokowi lihat kalo lockdown bagaimana kalau rakyat kita yang paling miskin? Bagaimana dengan rakyat kita yang makan dengan upah harian, Indonesia tidak mampu dengan lockdown,” sambung Prabowo Subianto
” Beliau telah mengambil resiko dan itulah leadership dari sosok seorang Presiden Joko Widodo,’ pungkas Prabowo












