Pasca Deklarasi, PAPERA Kota Bekasi Langsung Berkiprah Membantu Pedagang Dengan Nyata
DETIKMERDEKA.COM- DPC DPC PAPERA di Jawa Barat yang telah melakukan deklarasi, langsung bergerak ke akar rumput melakukan kerja nyata membantu persoalan atau masalah yang dihadapi para pedagang
Hal itu sesuai dengan target yang dicanangkan DPP PAPERA, agar bisa menguasai 80% pasar dan komunitas pedagang lainnya yang ada di Jawa Barat
Untuk mencapai target itu, DPP PAPERA menugaskan Sekjen H Nandang Sudrajat untuk menjadi Korwil Jawa Barat, dengan tugas khusus melakukan monev (monitoring & evaluasi) dan pengendalian PAPERA di Jawa Barat
Senin, (20/2/23) ini pendampingan itu dilakukan oleh PAPERA dan APPSI Kota Bekasi, yaitu terhadap pedagang Pasar Family sejak pagi hari, dan baru selesai sore hari
Adi selaku Direktur Pengembang dan Ka UPT Pasar dari Dinas Perdagangan Kota Bekasi, mengucapkan terima kasih kepada PAPERA dan APPSI yang kehadirannya ternyata mampu memberikan solusi.
Mereka mengakui, awalnya ketakutan dan curiga kehadiran dua organisasi pedagang sekaligus di pasar Family hanya akan melakukan japrem.
” Kami mohon maaf ujar Adi dan Ka UPT Pasar Family dari Dinas Perdagangan Kota Bekasi, adapun dua masalah krusial lainnya yang belum disepakati adalah masalah harga tempat pemotongan ayam (TPA) dan sisa cicilan tunggakan pelunasan kios,” tutur Adi kadis perdagangan Kota Bekasi
” Pada awalnya PAPERA dan APPSI tidak di izinkan masuk mengikuti rapat, namun, Ketua PAPERA Kota Bekasi Sukrisno yang biasa akrab dipanggil oleh para pedagang Bang Ino tidak beranjak dari Pasar Family, sesuai instruksi Sekjen DPP PAPERA jangan meninggalkan pasar Family, sebelum ikut masuk dalam rapat guna membantu pedagang bernegosiasi. Ternyata rapat negosiasi antara pedagang, dengan Ka UPT dan pengembang mengalami deadlock, sehingga rapat di skor,” ujar H Nandang Sudrajat kepada detikmerdeka
Pada sesi rapat kedua setelah rehat skoring, Ino diperbolehkan masuk dan ikut rapat. Ino langsung melakukan paparan solusi solusi yang bisa jadi pilihan.
” Alhamdulillah hanya membutuhkan waktu setengah jam rapat berhasil menyepakati keinginan para pedagang tentang nilai retribusi dan sistem penetapan pembayaran tarif listrik tiap tiap kios dan lapak,” bebernya H Nandang
Ketika dikonfirmasi hal itu kepada H Nandang Sudrajat, membenarkan tentang persoalan yang dihadapi para pedagang ayam pasar Family, itu salah satu masalah krusial yang harus dicari solusinya secara win win solution.
” Dan, kami sudah punya solusi untuk ditawarkan kepada pengembang. Tapi maaf ini tak bisa diungkapkan sekarang karena menjadi bagian dari strategi dan nilai hitungan kelayakan harga TPA,” urai pria asli Bandung yang akrab di sapa Kang Haji Nandang
” Doakan saja kami bisa membantu maksimal kesulitan para pedagang. Insyaa Alloh saya akan datang pada rapat berikutnya,” tegas Kang Haji Nandang
Berkaitan dengan persoalan yang belum selesai. Atik Pratiwi, salah seorang pedagang ayam, menyampaikan agar Sekretaris PAPERA (H. Nandang Sudrajat) bisa datang langsung pada saat rapat berikutnya, sehingga bisa membantu persoalan TPA, yang masih belum ada kesepakatan.












