2024 Prabowo Subianto Presiden

banner 468x60

Tangerang Selatan, DetikMerdeka — Ada dua item yang paling banyak kita kenal di survei Pilpres, yaitu elektabilitas personal Capres dan elektabilitas berpasangan simulatif Capres-Cawapres. Karena Pilpres diprediksi berlangsung dua putaran, maka simulasinya pun ada satu putaran maupun dua putaran.

Tentang elektabilitas PS08 tertinggi di berbagai survei. Nah, hasil dari beberapa lembaga yang mengadakan survei dalam waktu hampir bersamaan belakangan ini, terdapat temuan yang menarik untuk kita bahas di sini. Tentu saja ada beberapa lembaga lain yang tidak kita bahas, meski hasilnya tetap menempatkan berbeda.

banner 336x280

Contoh Dua Putaran

Pada 19 November kemaren Skala Survei Indonesia (SSI) merilis hasil surveinya yang diselenggarakan pada 06-12 November 2022 di 34 Provinsi dengan 1.200 responden.

Yang disurvei adalah keterpilihan individu untuk dua putaran. Dari 4 nama di Putaran pertama, hasilnya adalah Ganjar memperoleh 28,6%, Prabowo Subianto 26,3%, Anies 23,3% dan Puan 7%. Selebihnya tidak menjawab.

Untuk masuk ke putaran kedua, Calon yang memperoleh suara terbanyak pertama dan kedua yang berhak maju. Di Putaran kedua ini Prabowo Subianto mendapatkan 35,3%, Ganjar 33,8%. Memang, yang belum memutuskan sebanyak 33,8%. Tapi, jika itu dibagi rata, yang menang tetap Prabowo Subianto. Faktanya, suara Anies yang berpindah memilih Prabowo Subianto sebanyak 31,5% dan yang memilih Ganjar 17,9%. Sedangkan suara Puan Maharani pada putaran kedua terdistribusi merata ke Ganjar dan Prabowo Subianto masing-masing sebanyak 25 persen.

Dari angka itu bisa kita baca bahwa sebagian besar pendukung Anies akan memilih Prabowo Subianto dan pendukung Puan dibagi rata.

Contoh Simulasi Berpasangan

Pada Selasa, (29/11/2022) lembaga survei Median merilis hasil surveinya yang diselenggarakan pada (09-17/11/ 2022) Responden sebanyak 1.200 orang di 34 Provinsi dengan margin of error sebesar +/2,83 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Median mensurvei elektabilitas personal dan simulasi berpasangan. “Pada elektabilitas personal, Prabowo Subianto di posisi pertama dengan 24,2%, Anies 23,8% dan Ganjar 23,7%”, kata Direktur Eksekutif Median Rico Marbun. Posisi berikutnya AHY, RK, Cak Imin, Puan, Andika Perkasa dan Airlangga H.

Simulasi Head To Head

Lembaga survei Strakom Nusantara, yang merilis hasil surveinya pada Rabu (30/11/2022) menempatkan Prabowo Subianto di urutan tertinggi dalam menghadapi Ganjar, Anies, Puan, Airlangga H dan RK.

Hasil Simulasi Head To Head Strakom Nusantara:
– Simulasi 1 Prabowo Subianto 53,1% melawan Airlangga H 1,9%, tidak jawab 45%.
– Simulasi 2 Prabowo Subianto 52,4% melawan Puan 3,1%, tidak jawab 44,5%.
– Simulasi 3 Prabowo Subianto 42,4% melawan RK 14,2%, tidak jawab 43,4%.
– Simulasi 4 Prabowo Subianto  39,1% melawan Anies 28,7%, tidak jawab 32,3%.
– Simulasi 5 Prabowo Subianto 38,3% melawan Ganjar 31,4%, tidak jawab 30,3%.
 
Lembaga ini melakukan survei simulasi Pilpres 2024 dengan skenario dua paslon pada rentang waktu 09-16 November 2022 di 34 Provinsi dengan jumlah responden sebesar 1.200 orang.

Lembaga lain yang melakukan Simulasi Head to Head adalah Litbang Sin Po. Survei Opini Publik ini dilakukan 08-14 November 2022 dengan melibatkan 1.200 responden di 34 Provinsi. Dari 6 simulasi yang menghadapkan Prabowo Subianto dengan Ganjar, Anies, Puan, Airlangga H, Ridwan Kamil, AHY, semuanya dimenangi Prabowo Subianto.

Hasil Simulasi Head To Head Litbang Sin Po: 
– Simulasi 1 Prabowo Subianto 36,8 % melawan Ganjar 29,9%, tidak jawab 33,3%.
– Simulasi 2 Prabowo Subianto 34,7 % melawan Anies 27,4%, tidak jawab 37,9%.
– Simulasi 3 Prabowo Subianto 46,6 % melawan Puan 2,3%, tidak jawab 51,1%.
– Simulasi 4 Prabowo Subianto 47,7 % melawan Airlangga H 0,8%, tidak jawab 51,5%.
– Simulasi 5 Prabowo Subianto 40,2 % melawan RK 14,1 %, tidak jawab 45,7%.
– Simulasi 6 Prabowo Subianto 44,8 % melawan AHY 6,8 %, tidak jawab 48,4%.

Apa pelajaran yang bisa kita dapatkan dari pembacaan hasil survei di atas?

Rentetan hasil survey tersebut  menampakkan konsistensinya: menanjak naik dalam prosesnya dan stabil di tingkatan yang lebih tinggi.

Namun yang menarik adalah bahkan Pak Prabowo Subianto terhitung belum menggerakkan mesin partainya secara langsung ke grassroot.

Selain mesin partai, banyak masyarakat simpatisan yang juga belum membuat simpul relawan untuk pergerakan Pilpres 2024. Mungkin para simpatisan masih wait and see, bahkan Prabowo Subianto masih sibuk bekerja, karena Pilpres dianggap masih dianggap lama, satu tahun lagi.

Jangan dibanding-bandingkan dengan yang lain, yang ambisius ngebet jadi Presiden, sehingga setiap hari pontang-panting ke sana ke mari nyebar duit menggerakkan relawannya deklarasi ini itu, baik di dunia digital maupun offline.

Mencermati kondisi saat ini, saya meyakini 2024 Prabowo Subianto Presiden. Jadi wajar jika punggawa negeri ini dari Presiden hingga Kepala BIN menyatakan Prabowo Presiden 2024.

#2024PrabowoPresiden
#PrabowoPresiden2024

Oleh: Abdul Kholik (Aktifis Badan Koordinator Tangerang Raya)

banner 336x280