Onitsuka Tiger Resmi Berpisah dari ASICS, Siap Berdiri Sendiri Mulai 2027

DETIKMERDEKA – Merek sepatu asal Jepang, Onitsuka Tiger, akan memasuki babak baru dalam perjalanan bisnisnya. Setelah puluhan tahun berada di bawah naungan ASICS, brand yang identik dengan desain retro tersebut dipastikan akan berdiri sebagai entitas independen mulai 2027.

Keputusan ini diambil menyusul pembentukan perusahaan baru bernama OT GROUP yang akan menjadi rumah bagi seluruh operasional Onitsuka Tiger. Meski tetap dimiliki sepenuhnya oleh ASICS, Onitsuka Tiger nantinya akan memiliki struktur manajemen sendiri sehingga lebih leluasa dalam menentukan arah bisnis dan strategi ekspansi global.

Langkah tersebut dinilai sebagai upaya ASICS untuk mempercepat pertumbuhan salah satu mereknya yang tengah menikmati lonjakan popularitas di pasar internasional.

Dalam keterangannya, Hypebeast menyebut pemisahan ini memberikan kebebasan operasional penuh bagi Onitsuka Tiger untuk memperluas ekspansi dan memperkuat identitasnya sebagai label gaya hidup premium.

“The split grants the footwear label full operational autonomy to pursue even broader expansions.”

Popularitas Onitsuka Tiger memang sedang berada dalam tren positif. Permintaan terhadap sneaker bergaya retro terus meningkat di berbagai negara, turut mendongkrak penjualan merek tersebut.

Hypebeast mencatat penjualan Onitsuka Tiger melonjak 34 persen pada kuartal pertama 2026, didorong tingginya minat konsumen terhadap sepatu bergaya klasik serta ekspansi pasar internasional yang agresif.

“Brand sales surged 34% in Q1 2026, driven by retro sneaker demand and global expansion.”

Reuters bahkan melaporkan pertumbuhan bisnis Onitsuka Tiger menjadi salah satu penopang utama profitabilitas ASICS. Brand yang dikenal lewat model ikonik Mexico 66 itu disebut memiliki margin keuntungan tinggi, mendekati merek-merek fashion mewah.

Sebagai bagian dari strategi baru tersebut, Onitsuka Tiger juga bersiap memperluas jejaknya di pasar global. Sejumlah toko flagship direncanakan hadir di kota-kota besar dunia, termasuk Los Angeles, Tokyo, Nagoya, Shanghai, Milan, hingga Seoul.

Pemisahan ini sekaligus mempertegas posisi Onitsuka Tiger yang kini lebih berfokus pada segmen lifestyle dan fashion, berbeda dengan ASICS yang selama ini dikenal sebagai brand perlengkapan olahraga performa tinggi.

Didirikan pada 1949 oleh Kihachiro Onitsuka, Onitsuka Tiger sempat menjadi nama utama perusahaan sebelum akhirnya bergabung dengan dua perusahaan lain dan berubah menjadi ASICS pada 1977. Setelah dihidupkan kembali pada 2002 sebagai lini lifestyle, Onitsuka Tiger berkembang menjadi salah satu merek sneaker Jepang paling diminati di dunia.