Terungkap! Alasan Prabowo Subianto Belum Mau Deklarasi Capres

Terungkap! Alasan Prabowo Subianto Belum Mau Deklarasi Capres

DETIKMERDEKA.COM- Desas-desus mengenai kapan pendeklarasian Prabowo Subianto sebagai calon presiden RI masih menjadi pertanyaan? Pasalnya, Ketua Umum Partai Gerindra itu tak mau terburu-buru mengungkapkan kepada publik tentang kapan tanggal pastinya deklarasi itu dilakukan.

Menanggapi isu tersebut, Sekertaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani buka suara soal kepastian deklarasi Menhan Prabowo sebagai capres RI.

Menurutnya keputusan untuk memilih calon presiden dan wakil presiden itu ada di tangan Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketum PKB, Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin.

“Bahwa sampai hari ini belum diputuskan, tentu saja beliau (Prabowo) terus melakukan perhitungan-perhitungan dan karena itu pasti beliau akan mengambil keputusan tentang itu bersama Pak Muhaimin,” ujar Muzani seperti dikutip dari laman mypresident.id, Sabtu (11/2/23) 

Muzani juga menjelaskan bahwa Partai Gerindra tak mau mengambil keputusan sendiri. Ia menegaskan bahwa keputusan untuk menentukan calon presiden dan wakil presiden harus didasarkan kesepakatan dan mufakat antara Gerindra dan PKB.

“Jadi Pak Prabowo dan Pak Muhaimin nanti akan bertemu pada waktunya untuk memutuskan tentang nama calon presiden dan nama calon wakil presiden,” ujar Muzani.

Adapun soal Ijtima Ulama Nusantara yang merekomendasikan waktu pendeklarasian capres-cawapres sebelum Ramadhan, kata Muzani, akan menjadi pertimbangan Prabowo Subianto untuk melangkah dalam Pilpres 2024 yang akan datang.

“Alasannya Ramadhan itu adalah bulan konsolidasi, spiritual bagi mayoritas kaum Muslimin. Pak Prabowo mendengar, Pak Prabowo menyimak, dan Pak Prabowo memperhatikan pandangan Pak Muhaimin itu, dan Pak Prabowo pasti akan mengambil hal-hal yang diperlukan untuk itu,” katanya.

Sebagai informasi, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto siap mencalonkan kembali sebagai calon presiden RI di Pemilu 2024.

Kembalinya Prabowo sebagai calon presiden RI dalam kontestasi demokrasi lima tahunan ini, lantaran dirinya didorong oleh kehendak dan keinginan dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, ulama, hingga elit politik agar maju menjadi capres 2024.

“Kita merasa diri kita sanggup, kita punya latar belakang, kita punya pendidikan, kita punya kesehatan, kita punya katakanlah kemandirian di bidang ekonomi. Saya kira itu kewajiban untuk setiap anak bangsa menawarkan diri untuk berbakti,” ujarnya.