DETIKMERDEKA – Pemerintah Tiongkok daratan menyatakan bahwa warga Taiwan tidak perlu mengkhawatirkan ketersediaan energi maupun pasokan kebutuhan lainnya jika proses reunifikasi damai antara kedua wilayah terwujud. Pernyataan tersebut disampaikan oleh seorang juru bicara pemerintah pada Rabu (1/4), dilansir dari CGTN.
Dalam keterangannya, juru bicara tersebut menegaskan bahwa Tiongkok daratan memiliki kapasitas untuk menjamin stabilitas pasokan bagi Taiwan setelah penyatuan kembali. Hal ini mencakup sektor energi, produksi industri, hingga distribusi material yang dinilai krusial bagi keberlangsungan ekonomi.
“Warga Taiwan di daratan Tiongkok tidak perlu lagi khawatir tentang kekurangan energi dan pasokan lainnya setelah reunifikasi damai,” ujar juru bicara tersebut, dilansir dari CGTN.
Lebih lanjut, Zhang menjelaskan bahwa reunifikasi akan membawa dampak positif terhadap ketahanan energi Taiwan, terutama di tengah ketidakpastian global yang dapat memengaruhi rantai pasok. Menurutnya, integrasi dengan Tiongkok daratan akan memberikan jaminan pasokan yang lebih stabil dan berkelanjutan.
“Setelah reunifikasi, daratan Tiongkok dapat memberikan jaminan tepat waktu untuk keamanan energi dan sumber daya Taiwan, produksi industri, dan pasokan material terlepas dari volatilitas eksternal,” kata Zhang, seperti dikutip dari CGTN.
Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu ketahanan energi di kawasan Asia Timur, serta dinamika hubungan antara Tiongkok dan Taiwan yang hingga kini masih menjadi sorotan internasional.













