Duh! Mengaku Relawan Cabut Dukungan Prabowo, Gerindra Garut : Konten Kreatif Palsu dan Kami Memaafkan Dindin

Duh! Mengaku Relawan Cabut Dukungan Prabowo, Gerindra Garut : Konten Kreatif Palsu dan Kami Memaafkan Dindin

DETIKMERDEKA.COM- Mengaku relawan yang mencabut dukungan dan pindah haluan dari Prabowo Subianto kepada Ganjar Pranowo di Garut Jawa Barat, terungkap adalah konten kreatif palsu yang sengaja di buat Dindin Al Fajr bersama kelompoknya

Dindin pun akhirnya meminta maaf kepada DPC Partai Gerindra Kabupaten Garut, Ia akhirnya jujur mengaku bukan loyalis relawan Prabowo sejak pilpres 2019

Dindin dianggap sebagai icon narasumber dalam deklarasi relawan cabut dukungan terhadap Prabowo Subianto. Dan juga telah melakukan klarifikasi atas peristiwa tersebut, Dindin mengaku deklarasi pencabutan dukungan ditambah pelucutan atribut Prabowo dilakukan atas kekeliruan dirinya bersama kelompok adalah tindakan yang disengaja

Dalam unggahan video yang viral dan tersebar tersebut (bukan relawan Prabowo) direkayasa sebagai kelompok yang mengaku kecewa terhadap Prabowo kemudian pindah dukungan kepada capres Ganjar Pranowo, dan deklarasi dilakukan di Gedung Mutiara Tarogong Garut pada Rabu (6/9/2023) lalu sebagai konten kreatif palsu

” Saya, Dindin Al Fajr sebagai narasumber di kegiatan relawan Prabowo Priangan Jawa Barat cabut  dukungan pindah haluan ke Ganjar Pranowo dan bahwa saya bukan relawan Prabowo Sandi apabila ada kekeliruan dalam kegiatan tersebut dari lubuk hati saya yang paling dalam saya mohon maaf atas kejadian ini” cetus Dindin di dalam unggahan videonya

Dindin (bertopi) pembuat konten kreatif palsu 

Awalnya pengurus DPC Gerindra Garut ingin melakukan proses hukum Dindin, namun permintaan maaf Dindin diterima oleh pengurus Partai Gerindra Kabupaten Garut 

” Dindin sudah berbohong mengaku sebagai relawan Prabowo dalam kegiatan cabut dukungan, namun dengan klarifikasi dan permintaan maaf dari yang bersangkutan maka pengurus partai Gerindra memintanya untuk menyelesaikan persoalan tersebut dengan musyawarah,” ungkap Enan salah satu pengurus Partai Gerindra kepada detikmerdeka, Jumat (8/9/2023)

Respon temen temen Gerindra Garut cukup lega dengan adanya klarifikasi dari pihak Dindin,  masyarakat menjadi tahu yang sebenarnya, dan kami selalu menekankan pada semua kader untuk berkampanye dengan cara cara yang elok dan tidak merugikan pihak lain. ” Etika berpolitik di jaga, dan jaga marwah capres kita,” ujar Enan

” Kami tidak menangkap tapi pengurus Gerindra Kabupaten Garut, berusaha menjalin komunikasi secara kekeluargaan dengan Dindin, dan diberikan pemahaman, sehingga Dindin mau untuk klarifikasi kepada Masyarakat tentang kegiatan deklarasi tarik dukungan bahwa itu Bohong,” jelas Enan 

” Terutama pada masyarakat bahwa hal itu tidak benar tidak seperti itu sekalipun acaranya terselenggara, nah! ini untuk kedepannya, untuk sahabat kami Kang Dindin menjadi pelajaran yang sangat berarti dengan kedatangannya dengan rasa hormat dan berdasarkan atas undangan kami untuk datang kesini kami mengapresiasi karena telah datang dan mengklarifikasi terhadap kejadian tersebut, terimakasih Kang Dindin, bahkan sampai hari ini pun, artinya Kang Dindin bukan relawan di Prabowo” ungkap Enan

Dan mengenai pencabutan dukungan dan pelucutan atribut Prabowo yang mengklaim  masa pendukung Prabowo awalnya mengundang amarah loyalis partai Gerindra, dimana pelucutan itu bukan dilakukan oleh relawan Prabowo sebenarnya melainkan dilakukan oleh kelompok Dindin