Pengamat: Parpol Mulai Merapat ke Prabowo, Dukungan Ganjar dan Anies Susut
DETIKMERDEKA.COM-Founder Citra Institute sekaligus Pengamat politik Yusak Farchan menilai hadirnya sejumlah Ketum Parpol di Milad ke-25 PBB pada 30 Juli 2023 yang lalu, membuat dua pesaing Prabowo yaitu Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan berdampak pada dukungan mereka.
Momen tersebut menjadi ajang konsolidasi Pilpres 2024 di antara parpol yang hadir, khususnya terkait peluang berkoalisi mendukung Prabowo.
“Jika PKB, PBB, PAN, Gelora, dan PKN bergabung, maka koalisi Prabowo semakin solid,” ujar Yusak, seperti di lansir dari laman myoresident.id, Kamis (3/8/23)
Founder Citra Institute itu juga menjelaskan, Prabowo yang sudah mendapat dukungan dari PKB berpotensi mendapat tambahan angin segar ketika PBB, PAN, Gelora, dan PKN benar-benar bergabung.
“Peluang Prabowo memenangkan Pilpres 2024 cukup terbuka jika PKB, PBB, PAN, Gelora, dan PKN bergabung dalam satu perahu koalisi,” tuturnya.
Menurutnya, Prabowo yang sudah membentuk Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) bersama Ketum PKB Muhaimin Iskandar, bakal menjadi lawan berat dua bacapres lain.
“Ganjar jelas dirugikan jika parpol-parpol tersebut bergabung ke Prabowo. Termasuk Anies juga akan mengalami defisit dukungan dengan bergabungnya parpol-parpol tersebut ke Prabowo,” tambahnya.
Sejumlah elite politik hadir dalam acara Milad ke-25 PBB. Di antaranya Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketum Partai Gelora Anis Matta, Ketum PKN Anas Urbaningrum, Sekjen PAN Eddy Soeparno, Ketum Partai Garuda Ahmad Ridha Sabana, dan Jurubicara PSI Cheryl Tanzil.
Survei terbaru Prabowo
Berdasarkan survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia Denny JA yang digelar pada periode 3 hingga 15 Juli 2023, Prabowo unggul di basis pemilih sejumlah parpol di Indonesia.
Dalam survei ini, jika Pilpres 2024 nanti hanya ada 2 calon, yaitu Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo, maka hasilnya, Prabowo cenderung mendapat banyak dukungan dari basis massa Partai Politik di Indonesia. Sementara Ganjar hanya menang di pemilih basis massa PDIP.
“Prabowo unggul di semua pemilih partai selain PDIP,” kata Peneliti LSI Denny JA, Hanggoro Doso Pamungkas dalam keterangannya yang diterima mypresident.id pada Selasa, (1/8/2023).
Pada kelompok pemilih dari partai Gerindra, Prabowo mengantongi dukungan mutlak sebesar 93,3 persen. Sedangkan di kelompok pemilih PDIP Ganjar menang dengan elektabilitas 81,0 persen.
Di pemilih partai Golkar, Prabowo mendapat banyak dukungan sebesar 62,9 persen dukungan, sedangkan Ganjar 35,3 persen. Kemudian, di partai PKB, Prabowo mendapatkan dukungan sebesar 66,5 persen, Ganjar 32,0 persen.
Sementara itu, di Partai NasDem, Prabowo juga memperoleh suara sebesar 69,7 persen, sedangkan Ganjar hanya mendapatkan 20,2 persen. Adapun di PKS sendiri, Prabowo meraih suara tertinggi dengan 52,9 persen, adapun Ganjar hanya meraih 31,0 persen.
Selanjutnya, di Demokrat, Prabowo mendapatkan mayoritas pemilih dengan angka 70,0 persen, Ganjar 25,0 persen. Sementara di PAN, Prabowo meraup suara sebesar 56,3 persen, Ganjar 43,3 persen. Dan di PPP, Prabowo mendapatkan dukungan sebesar 77,4 persen sedangkan Ganjar hanya meraih 21,7 persen.






