SPIN Sebut Arah Dukungan Jokowi Condong ke Prabowo-Erick Thohir
DETIKMERDEKA.COM- Dukungan Presiden Jokowi dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 disebut-sebut mengarah kepada sosok Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Prabowo Subianto dan Menteri BUMN, Erick Thohir. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Survei dan Poling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara.
Seperti dilansir dari laman mypresident.id, Kamis (6/7/23) menyebutkan gelagat Jokowi belakangan ini memang memperlihatkan bahwa dirinya ingin Capres dan Cawapres yang meneruskannya adalah Prabowo Subianto dan Erick Thohir.
Menurut Igor Dirgantara kedua menteri itu layak maju sebagai pasangan Capres-Cawapres RI 2024. Hal ini, lantaran kedua menteri Jokowi itu punya kinerja yang baik.
Selain itu, dukungan Jokowi sendiri memperlihatkan jika dirinya seolah ingin Prabowo Subianto dan Erick Thohir menjadi pasangan di Pilpres 2024.
“ Mereka terlihat akrab saat ketiganya menonton pertandingan Timnas Indonesia vs Timnas Argentina di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) beberapa waktu yang lalu,” kata Igor
Masih kata Igor, sinyal arah dukungan Jokowi untuk pasangan Prabowo Subianto dan Erick Tohir terlihat saat pertandingan sepak bola Timnas melawan Argentina
” Pada kesempatan tersebut, Prabowo, Jokowi, dan Erick Thohir juga duduk bersamaan. Mereka sama-sama membagikan momen tersebut di akun media sosialnya masing-masing. Bisa dibilang Prabowo-Erick adalah pasangan merah-putih untuk Indonesia Maju,” imbuhnya.
Diketahui, dalam survei LSJ (Lembaga Survei Jakarta), nama Erick Thohir dinilai cocok mendamping Prabowo Subianto dalam Pilpres RI 2024.
Ada sekitar 19,5 persen responden menjatuhkan pilihannya kepada Menteri BUMN untuk mendamping Prabowo Subianto sebagai Capres RI 2024
” Hasilnya, sebanyak 19,5 persen responden menilai Erick Thohir sebagai sosok yang paling tepat menjadi cawapres Prabowo,” ujar Fetra Ardianto dalam keterangannya secara virtual yang tayang di YouTube
Banyak responden menilai Erick Thohir cocok bersama Prabowo karena keduanya merepresentasikan keberagaman Indonesia di masa depan: Jawa dan non-Jawa, militer-sipil, serta tua-muda.






