DETIKMERDEKA.COM- Kenapa Lionel Messi dan Prabowo Subianto disandingkan? Adakah persamaan dari keduanya? Sekilas antara keduanya tak ada perbedaan berarti. Prabowo politisi-negarawan, Messi pemain sepakbola. Prabowo berkebangsaan Indonesia, Messi berkebangsaan Argentina.
Tapi tahukah kita jika sejatinya ada kesamaan di antara keduanya? Keduanya sama-sama sudah berkontribusi nyata untuk negaranya masing-masing.
Messi baru saja mengantarkan negaranya menjadi kampiun Piala Dunia 2022, sementara Prabowo berhasil membawa tim pencak silat Indonesia yang dipimpinnya sukses menyabet gelar juara umum di ajang The 19th World Pencak Silat Championship 2022 (Kejuaraan Dunia Pencak Silat 2022) yang berlangsung di Melaka, Malaysia, pada 25–31 Juli 2022. Dalam pagelaran itu, Indonesia berhasil meraih 11 medali emas, 9 medali perak, dan 8 perunggu.
Atas prestasi ini, Kongres International Pencak Silat Federation atau Persekutuan Pencak Silat Antarabangsa (Persilat) 2022 kembali mendaulat Prabowo Subianto menjadi Presiden Federasi Pencak Silat Dunia.
Kembali terpilihnya Prabowo diputuskan oleh negara-negara pendiri Persilat, yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam, dan disaksikan oleh presiden federasi pencak silat nasional dari berbagai negara.
Kenapa kongres memilih Prabowo? Karena Prabowo dinilai mampu dan memiliki pengaruh di dunia internasional untuk membawa pencak silat berlaga di olimpiade.
Hal ini sejalan dengan semakin berkembangnya gerakan pencak silat di berbagai negara di dunia. Di bawah kepemimpinan Prabowo, tercatat sudah terbentuk 85 federasi pencak silat yang mewakili negara masing-masing, atau telah bertambah 29 negara dalam tujuh tahun terakhir.
Perjuangan Keyakinan
Lalu, adakah hal lain yang menjadi kesamaan antara Messi dan Prabowo? Ada. Keduanya sama-sama pernah mengalami kekalahan dan kegagalan. Tak hanya sekali, tapi berkali-kali. Bedanya, lagi-lagi, Prabowo dalam arena politik, sedangkan Messi dalam panggung sepakbola.
Sebelum Piala Dunia 2022 Qatar, Messi terhitung sudah 4 kali berlaga di Piala Dunia, yakni 2006, 2010, 2014, dan 2018. Tetapi, selama keikutsertaannya dalam 4 edisi itu, tak satupun yang berhasil. Semuanya gagal. Messi tak pernah mampu membawa pulang trofi piala dunia.
Di sisi lain, dalam arena politik, Prabowo punya kisah hampir serupa dengan Messi. Prabowo sudah 3 kali mengikuti kontestasi Pilpres di Indonesia, yaitu Pilpres 2009, Pilpres 2014, dan Pilpres 2019. Apa yang terjadi ? Nasib Prabowo sama dengan Messi. Tak satupun dari kontestasi itu yang berbuah manis.
Apakah Prabowo menyerah? Sama dengan Lionel Messi. Tak ada kamus menyerah dalam sebuah keyakinan. Messi maupun Prabowo sama-sama berjuang berdasarkan keyakinan. Keyakinan mereka didasarkan pada kecintaan mereka terhadap negaranya masing-masing. Mereka yakin, perjuangan mereka adalah jalan pengabdian terbaik.
Prabowo yakin, dengan menjadi Presiden, pengabdian dan perjuangan membangun bangsa akan lebih mudah dilakukan. Arah dan masa depan bangsa akan berada di tangannya. Prabowo yakin, kita juga yakin, di tangannyalah masa depan negeri ini akan gemilang.
Dan, keyakinan itulah yang memberanikan Prabowo menempuh jalur ini, meskipun harus melewati lorong-lorong gelap dan berliku.
Demikian pula dengan Messi. Ia yakin bahwa, dirinyamampu membawa negaranya menjadi juara dunia. Dan, benar saja, keyakinan Messi telah menemukan jalannya. Keyakinan itu telah menjadi kenyataan. Pada 18 Desember 2022 kemarin, dalam sebuah laga final yang hebat, Messi akhirnya meraih Piala Dunia yang diimpikan selama lebih dua dekade. Messi akhirnya bisa tersenyum lebar. Jalan hidupnya untuk berbakti pada negaranya dapat tercapai dengan sempurna.
Lalu, bagaimana dengan Prabowo? Sama dengan Messi, Prabowo adalah pejuang berdasarkan keyakinan. Di dalam visi, misi, dan tujuan yang selama ini diusung, tersirat sebuah keyakinan besar bahwa Prabowo akan mengubah bangsa ini menjadi bangsa yang unggul, bermartabat, dan berdaulat.
Dengan menjadi presiden, Prabowo akan mampu membawa Burung Garuda terbang tinggi, menjadikan bangsa ini bangga, dan warganya hidup dalam keadilan, kesejahteraan, dan kemakmuran.
Maka, pada Pilpres 2024, saatnya kita meng-aminkan sekaligus membukakan jalan yang lebar bagi Prabowo untuk memperjuangkan keyakinannya. Sehingga Prabowo dapat berbuat yang terbaik bagi bangsa ini. Kita yakin di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto negeri ini Insya Allah akan jaya. Keadilan akan tegak. Dan, masyarakatnya akan hidup makmur, sentosa, dan diridhai Allah subhanahu wa ta’ala. Aamiin aamiin aamiin yaa Rabbal Aalamiin.
#2024PrabowoPresiden #PrabowoPresiden2024
20 Desember 2022
Alif Assaidy (Pegiat Sosial)






