Berkunjung Ke Pasar Grong Grong Pidie, Srikandi Papera Aceh : Pedagangnya Siap Menangkan Prabowo Presiden
DETIKMERDEKA.COM- Sekretaris Srikandi Pedagang Pejuang Indonesia Raya (Papera) Erwita AR juga Caleg DPRK Kota Banda Aceh dari PNA daerah pemilihan 3 melakukan kunjungan ke Pasar grong grong Kabupaten Pidie untuk mendekat terus kepada pedagang. Dalam keterangan yang berhasil dihimpun detikmerdeka, antusias para pedagang sangat mendukung Prabowo Subianto sebagai Presiden RI
“Dan pedagang yang paling antusias ke Prabowo adalah disini (Pasar Grong Grong), tapi sangat disayangkan kami tidak bisa membagi-bagikan oleh oleh berupa kaos Papera karena kehabisan,” ungkap Erwita AR
“Hari ini kami sudah merambah ke pasar grong-grong Aceh, Pidie Kota Sigli dan Pedagangnya semua siap mendukung Prabowo,”ujar Erwita AR, Kamis (15/6/23)
Menurut aktifis perempuan dan juga sekjen Rabu Biru Indonesia Aceh (RBIA) ini pedagang pasar grong grong sudah bulat memberikan dukungannya kepada calon presiden yang peduli dengan nasib pedagang pasar
“ Seluruh pedagang siap memenangkan Prabowo di Provinsi Aceh,” ucap politisi PNA yang setia mendukung Prabowo sejak 2014
Selama kunjungannya ke pasar grong grong, politisi PNA dapil 3 dan nomor urut 3 ini juga mengenalkan jajanan khas asal Aceh seperti mie caluk pasar grong grong
” Sehari bisa habis dan membuatnya pun dari tepung khas untuk mie Aceh kemudian tepung tersebut diolah dan biasanya bisa sampai 1000 bungkus per hari apalagi harganya pun sangat murah,” terang Erwita
“ Kami optimis Srikandi Papera beriringan bekerjasama untuk sama sama memenangkan Pak Prabowo sebagai Presiden Republik Indonesia,:”pungkas Erwita
Sebelumnya Zulhafah Ketua Srikandi Papera Aceh mengakui kunjungannya ke beberapa pasar antusias pedagang sangatlah besar dan menguntungkan bagi Papera lantaran seluruh pedagang mendukung Prabowo Subianto dan hal tersebut fakta jika di pasar grong grong paling tertinggi suaranya dari pedagang
“ Isyaallah dimudahkan seluruh keinginan rakyat Indonesia untuk memenangkan Prabowo Subianto”. cetus Zulhafah






