DETIKMERDEKA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa berbagai kerja sama yang dibangun antara Indonesia dan Rusia harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara. Hal itu disampaikan Prabowo saat berpidato dalam Eastern Economic Forum (EEF) 2026 di Vladivostok, Rusia, pada 3 September 2026.
Dalam pidatonya, Prabowo mengatakan bahwa seluruh pembahasan yang dilakukan dalam forum tersebut memiliki tujuan yang sama, yakni menciptakan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat melalui kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan.
“Semua yang kita bahas hari ini mulai dari pos tarif dalam perjanjian perdagangan bebas, koridor tranportasi, sistem pembayaran, hingga proyek-proyek industri bertujuan satu hal.” kata Prabowo.
Presiden kemudian menjelaskan bahwa keberhasilan kerja sama antarnegara tidak semata-mata diukur dari besarnya nilai perdagangan atau investasi, melainkan dari dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.
“Agar seorang nelayan Indonesia dan seorang pembuat kapal di Rusia. Sama sama dapat menatap wajah anak anak mereka dengan keyakinan bahwa hari esok akan lebih baik dari pada hari ini.” tegas Prabowo dihadapan Vladimir Putin.
Pernyataan tersebut menegaskan pandangan Prabowo bahwa diplomasi ekonomi harus berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Menurutnya, berbagai inisiatif yang dibahas dalam forum, mulai dari perdagangan bebas, pembangunan koridor transportasi, sistem pembayaran, hingga proyek-proyek industri, pada akhirnya harus mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat di kedua negara.
Pidato tersebut sekaligus menjadi penegasan komitmen Indonesia untuk terus memperkuat kemitraan strategis dengan Rusia melalui kerja sama yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.






