DETIKMERDEKA – Wakil Perdana Menteri Tiongkok Ding Xuexiang bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Vladivostok, wilayah timur jauh Rusia, pada Kamis (3/9/2026). Pertemuan tersebut berlangsung dalam rangkaian agenda Forum Ekonomi Timur (EEF) yang menjadi salah satu forum penting bagi penguatan kerja sama ekonomi.
Mengutip laporan CGTN pada Kamis (3/9/2026) , Ding Xuexiang yang juga merupakan anggota Komite Tetap Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok menyampaikan salam hangat dari Presiden Xi menyampaikan bahwa Tiongkok ingin terus memperdalam hubungan bilateral dengan Rusia melalui langkah-langkah nyata, terutama dalam sektor investasi, energi, dan bidang strategi ekonomi lainnya. Menurutnya, penguatan kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya membangun hubungan Tiongkok-Rusia yang lebih berkualitas dan memberikan manfaat bagi kedua negara.
Dalam pertemuan tersebut, Ding juga menyoroti pentingnya Forum Ekonomi Timur sebagai wadah bagi negara-negara Asia-Pasifik untuk memperkuat komunikasi dan membangun konteks terkait kerja sama regional. Tahun ini, forum tersebut mengusung tema “Timur Jauh: Pembangunan untuk Kesejahteraan Rakyat.”
Menurut CGTN , Ding menilai Tiongkok dan Rusia memiliki peluang besar untuk meningkatkan kolaborasi dalam pengembangan kawasan Asia Timur. Ia mendorong kedua negara agar terus memanfaatkan kedekatannya.
Sementara itu, Presiden Vladimir Putin menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan hubungan Rusia dan Tiongkok yang disebutnya telah mencapai tingkat tertinggi sepanjang sejarah hubungan kedua negara. Putin juga meminta Ding menyampaikan salam tulus untuk persahabatannya.
Dalam laporan yang sama, CGTN menyebutkan bahwa Putin menilai kemajuan hubungan Rusia-China merupakan hasil dari upaya bersama kedua negara dalam memperkuat kerja sama di berbagai bidang. Ia menegaskan bahwa Moskow siap meningkatkan koordinasi strategi dengan Beijing untuk menjalin hubungan bilateral tersebut.
Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kedua negara karena bertepatan dengan peringatan 25 tahun penandatanganan Perjanjian Bertetangga Baik dan Kerja Sama Persahabatan China-Rusia. Selama periode tersebut, hubungan kedua negara berkembang tidak hanya dalam bidang politik, tetapi juga mencakup sektor ekonomi, energi, dan kerja sama regional.






