Pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Temanggung Dilantik

DETIKMERDEKA — Pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, resmi dilantik. Pelantikan tersebut menjadi langkah awal memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun program kerja yang berfokus pada sektor pertanian dan pemberdayaan petani di daerah.

Usai pelantikan, jajaran pengurus langsung menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda). Kegiatan itu membahas sejumlah program prioritas yang akan dijalankan dalam waktu dekat, mulai dari pendampingan petani, penguatan kelembagaan, hingga dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

Rakerda dihadiri pengurus Tani Merdeka Indonesia dari berbagai tingkatan, tokoh masyarakat, serta perwakilan kelompok tani di Kabupaten Temanggung. Forum tersebut menjadi ruang untuk menyamakan langkah dan menyusun agenda kerja yang sesuai dengan kebutuhan petani di lapangan.

Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, mengatakan pelantikan pengurus harus menjadi awal kerja nyata bagi Tani Merdeka Indonesia di daerah.

“Tani Merdeka Indonesia harus hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat bagi petani. Setelah dilantik, pengurus harus segera bekerja, turun ke lapangan, mendengar kebutuhan petani, dan membantu mencari solusi atas persoalan yang mereka hadapi,” ujar Don Muzakir.

Menurut Don Muzakir, sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Karena itu, penguatan organisasi hingga tingkat kecamatan dan desa perlu terus dilakukan agar program yang dijalankan dapat menyentuh masyarakat secara langsung.

“Petani adalah pilar utama ketahanan pangan. Kalau petani kuat, produksi meningkat dan ekonomi desa ikut bergerak. Karena itu, Tani Merdeka Indonesia harus menjadi mitra petani dalam memperjuangkan kepentingan mereka,” katanya.

Don Muzakir menegaskan Tani Merdeka Indonesia mendukung berbagai program Presiden Prabowo Subianto yang berkaitan dengan pertanian, ketahanan pangan, dan penguatan ekonomi rakyat.

“Kami mendukung program Presiden Prabowo Subianto yang berpihak kepada petani, ketahanan pangan, dan ekonomi rakyat. Program yang baik harus kita kawal bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Rakerda juga membahas sejumlah tantangan yang dihadapi petani Temanggung. Beberapa di antaranya berkaitan dengan produktivitas pertanian, akses pasar, permodalan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pertanian.

Pengurus yang baru dilantik diharapkan mampu membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah, kelompok tani, serta berbagai pihak terkait. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Temanggung.

Selain menyusun program kerja, Rakerda menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan di antara pengurus Tani Merdeka Indonesia. Melalui konsolidasi yang lebih kuat, organisasi ini diharapkan mampu berperan aktif dalam mendukung pembangunan pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Temanggung.[]